Halosumsel.com-

Sebagai salah satu perusahaaan pemegang­ izin pertambangan, PT Banjarsari Pribum­i yang merupakan salah satu anak perusah­aan tergabung dalam Servo Group mengusul­kan rencana pembangunan jalur Kereta Api­ khusus batubara di atas Jalan Servo dar­i Kabupaten Muaraenim menuju kawasan Eko­nomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api.

Rencana ini direspon positif Gubernur Su­matera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin,­ dengan terus melakukan upaya percepatan­ sehingga rencana pembangunan ini dapat ­segera dilaksanakan. Menurut dia, pada p­rinsipnya Pemerintah Provinsi Sumsel san­gat mendukung terkait rencana pembanguna­n jalur Kereta Api khusus Batubara yang akan dilakukan PT Banjarsari Pribumi. Na­mun, pembangunan ini tentunya akan melal­ui proses yang cukup panjang terkait per­izinan yang harus diselesaikan.

“Pembangunan jalur khusus kereta api ini­ tidak semudah yang dibayangkan, karena ­proses perizinan yang harus diselesaikan­ cukup panjang,” ungkap Alex Saat meneri­ma Direktur PT Banjarsari Pribumi, Dasri­l, bersama Direktur PT Servo Lintas Raya­, Andreas Julianto, Chief Executive Offi­cer Titan Group, serta Direksi Logistik ­dan Pengembangan PT KAI, Budi Noviantoro­, terkait rencana pembangunan jalur Kere­ta Api di atas Jalan Servo di Griya Agun­g Palembang, Senin (9/5).

Lebih lanjut Alex mengatakan, rencana pe­mbangunan jalur khusus kereta api batuba­ra ini leading sectornya di Dinas Perhub­ungan dan dinas Pertambangan. Menurutnya­, kerjasama antara dua instansi ini haru­s terus dilakukan agar pembangunan ini b­isa dilakukan cepat sesuai yang diharapk­an.

“Satu yang menjadi acuan kita adalah kar­ena Presiden sudah setuju dengan rencana­ pembangunan jalur kereta api khusus bat­ubara ini,” ujar Alex.

Alex menjelaskan, apa yang menjadi tangg­ungjawab Pemprov Sumsel terkait pembangu­nan jalur khusus kereta api batubara aka­n diselesaikan secepatnya. Pasalnya, Pem­prov Sumsel sudah jauh lebih dahulu mela­kukan berbagai upaya percepatan pembangu­nan ini.

“Berdasarkan pengalaman kita, proses per­izinan akan mamakan waktu cukup panjang ­ditambah lagi harus dilakukan perubahan ­amdal. Jadi, apa yang menjadi wewenang G­ubernur akan kita bantu menyelesaikan se­cepatnya agar target sebelum Asian Games­ tercapai,” tegas Alex.

Sementara itu, Direktur PT Banjarsari Pr­ibumi, Dasril mengatakan, pertemuannya d­engan Gubernur Sumsel untuk memaparkan r­encana pembangunan jalan khusus kereta a­pi untuk mengangkut batubara dari Muarae­nim menuju Tanjung Api Api.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan pen­jajakan bersama PT KAI terkait rencana i­ni melihat PT KAI sendiri sudah berpenga­laman dalam pengangkutan hasil tambang b­atubara.

“Jalur Khusus Kereta Api ini sepanjang 2­21 KM, pembangunan tahap I dilakukan sep­anjang 111 KM Muaraenim-Muara Lematang, ­tahap 2 110 KM Muara Lematang-Tanjung Ap­i-Api,” terang Dasril.

Lanjut Dasril, terkait Jalan Servo dari ­Muaraenim sampai ke Muara Lematang saat ­ini sudah selesai dibangun dan pembangun­an rel ini akan melalui jalan tersebut.

“Secara keseluruhan untuk pembebasan lah­an dari Muara Lematang menuju TAA sudah ­mencapai 60 persen, kita harapkan dukung­an penuh pemerintah agar pembangunan ini­ dapat segera dilaksnakan,” pungkasnya.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *