Halosumsel.com-
Untuk kembali menunjang perkembangan perekonomian daerah, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan terus meningkatkan ketersediaan energi dari berbagai sumber daya alam. Ditargetkan angka elektrifikasi Sumsel tahun 2016 mencapai 77 persen atau meningkat rasio sebesar 3,14 persen dari tahun lalu.
Saat ini daya mampu/operasional pembangkit yang ada di Sumsel sebesar 1.560,94 megawatt (MW) dengan kapasitas terpasang pembangkit sebesar 1.778,38 MW. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel, Ekowati Retnaningsih mengatakan sepanjang tahun 2015 telah dilakukan pembangunan pembangkit listrik dibeberapa tempat. Menurutnya produksi listrik di Sumsel sampai tahun 2015 telah mencapai total produksi 10,184.080.00 MW.
“Produksi listrik di Sumsel tersebut disokong oleh PLN dengan enam pembangkit, selain itu produksi listrik juga dibantu sebanyak delapan pembangkit swasta,”katanya.
Dia menjelaskan, pembangkit milik PLN berasal dari PLTU Batubara, PLTU Gas, PLTG minyak, PLTG Gas Turbin, PLTGU dan PLTD. Adapun pembangkit tertinggi memproduksi listrik berada di PLTG Gas Turbin dengan Kemampuan produksi listrik mencapai daya mampu 398,08 MW yang diiikuti oleh PLTU batubara mencapai 233 MW.
Sementara pada pembangkit swasta, kata Eko Sumsel mengandalkan PLTU Sumsel-5 memproduksi listrik mencapai 300 MW. Untuk pembangkit swasta lainnya seperti PLTGU Borang memproduksi 150 MW, PLTG gunung megang 110 MW, PLTG Prabumulih 12 MW, PTLG Sako 12 MW, PLTG/U Musi -2 19,83 MW, PLTG Banjarsari 227 MW dan PLTU Baturaja 20 MW.
Dengan pembangunan pembangkit listrik tersebut, menurutnya juga beriringan dengan pembangunan transmisi oleh PLN.
Karena itu, Eko menyebut angka elektrifikasi Sumsel juga terus meningkat hingga 73,86 persen ditahun 2014.
“Angka elektrifikasi Sumsel tahun 2015 juga tercapai, untuk tahun 2016 ditargetkan rasio naik lagi sebesar 3,14 persen atau mencapai 77 persen,”tukasnya.
Eko menambahkan, dalam upaya menambah ketersediaan listrik di Sumsel sebagai penunjang kawasan ekonomi khusus tanjung Api-Api dan persiapan tuan rumah Asian Games 2018 mendatang, Pemprov juga telah menjadikan sektor infrastruktur dan energi sebagai program prioritas 2016.
Dengan begitu, upaya untuk memujudkan Sumsel sebagai lumbung energi tetap menjadi prioritas pembangunan. “Tentunya peningkatan rasio elektrifikasi menjadi perhatian khusus, bukan hanya kapasitas produksi listrik,”pungkasnya.
(boy)
