Halosumsel-

M Zaini Arifin (36) dan M Yusuf alias Rico (39), dua orang yang mengaku polisi, Kamis petang (9/11) ‘keok’ di terjang peluru petugas di kedua kakinya oleh Satuan Reskrim Unit Pidum Polresta Palembang.

Penangkapan dipimpin Kanit Pidum, Iptu Azwan saat berada di rumah tersangka. Sempat beradu argumen, tersangka mencoba mengelak dan melakukan perlawanan. Belakangan, tersangka mengaku nekat mengaku menjadi anggota polisi dan melakukan penggerebekan pesta sabu layaknya di rumah yang berlokasi di kawasan Panca Usaha Palembang beberapa waktu lalu.

Ketika diwawancarai, tersangka mengaku dipinjamkan senjata api softgun jenis revolver dari seorang polisi yang bertugas di Polda Sumsel. Dirinya tahu oknum tersebut sebelumnya sudah diamankan karena meninggalkan tugas sebagai anggota polisi.

“Peran kami dalam aksi pengerbekan pesta sabu itu hanya untuk membantu teman kami yang polisi itu. Kami menggunakan pistolnya. Kami berempat, tidak tahu uang damai yang diatur oleh teman kami yang polisi itu,” ungkap tersangka Zaini sambil memegang kakinya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH melalui Kanit Pidup, Iptu Azwan membenarkan penangkapan kedua tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Dari tangan keduanya, kami menyita dua pucuk senpi air softgun jenis revolver, kartu tanda pengenal penyidik kepolisian palsu. Tak hanya itu, ada cincin dan tas selempang warna hitam juga kami amankan. Kedua berlaga sebagai polisi dan melakukan penggerebekan untuk mencari keuntungan pribadi, kini masih terus kami kembangkan,” paparnya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *