Muara Enim,Halosumsel.co.id-

Senanyak 50 kader dari 16 Posyandu yang berasal di sembilan desa binaan Puskesmas Muara Emburung, kecamatan zgunung Megang Muara Enim bersinergi dengan PT Medco E&P Lematang menggelar “penanggulangan dini stunting pada bayi dan anak” Selasa (17/12/19) di Balai Desa Emburung.

Kepala Puskesmas Muara Emburung yang diwakili Kepala TU Yurizal Abdi mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memerangi dan pencegahan sejak dini agar tidak ada kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Muara Emburung.

Penanggulangan kasus stunting lanjutnya,bukan hanya tugas Dinas Kesehatan saja, namun merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Karena stunting ini dapat menghambat pertumbuhan generasi selanjutnya maka harus mendapat perhatian yang serius,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menambah wawasan para kader Posyandu mengenai penanggulangan dan pencegahan Stunting.
ungkapnya.

Manajemen PT Medco E&P Lematang, yang diwakili oleh Tri Hartanto menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Muaraenim melalui Puskesmas Muara Emburung ini merupakan salah satu bentuk program tanggung jawab sosial di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaan program, kata Tri, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah dan masyarakat agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semua program tanjung jawab sosial, kita selalu inline dengan progran pemerintah daerah, agar program yang dilaksanakan tepat sasaran,” ucapnya.

Kedepannya lanjut Tri,kita berharap tidak ada lagi generasi stunting di Kabupaten Muaraenim khususnya di Wilayah kerja Puskesmas Muara Emburung.

“Kita berharap program tanggung jawab sosial PT Medco E&P Lematang dapat memberikan manfaat positif bagi Kabupaten Muara Enim,”pungkasnya.

Selain mensupport kegiatan, PT Medco E&P Lematang juga memberikan bantuan enam set peralatan antropometri untuk Puskesmas Muara Emburung.

Para kader Posyandu kemudian mengikuti pelatihan dengan materi ‘Kegiatan Posyandu Balita’ yang disampaikan Bambang Sugianto Kasi Kesehatan Dasar Dinkes Muara Enim dan materi ‘Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting serta Pengoperasian Alat Antropometri’ dari ahli gizi Rani Yunita Sari. (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *