Halosumsel.com-
Mendapati kabar mantan sang pacar sedang berada dibalik jeruji besi sel tahanan Polsek Seberang Ulu I, Taufik Hidayat (38) buru-buru melapor ke Polresta Palembang. Kedatangan pedagang ini ke pihak berwajib guna melaporkan pelaku Ahmad Gani (22) warga Lorong Sukalila Tangga Takat Plaju, yang telah ingkar janji menikahi anaknya, Ky (16) yang lebih dulu disetubuhi sebanyak empat kali pada bulan Agustus 2015, pukul 19.30 WIB di Lapangan tembak Gelora Jakabaring Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.
Kepada petugas piket SPKT Polresta, warga Jalan Aiptu A Wahab Kelurahan 15 Ulu menceritakan anak sulung dari lima bersaudara itu memang dalam katagori pacaran bersama pelaku sekitar tujuh bulan. Saat seharian tidak pulang ke rumah, pelaku membawanya bermalam. Pelaku yang sempat memaksa melakukan hubungan badan ini, akhirnya memutuskan korban dengan alasan telah menyelingkuhinya.
“Sebelumnya, pelaku ini menjemput anak saya pulang kerja di warung pempek. Seharian tidak pulang, kami sibuk mencari kesana – kemari. Ketika mendapati pelaku bersama korban, akhirnya kami dan keluarga pelaku sepakat untuk mempertunangkan mereka, sementara pernikahannya akan dilangsungkan pada bulan Mei 2016 mendatang. Alasannya, mereka belum mempunyai dana untuk meramaikan acara tersebut. Kemudian, pada bulan Desember kemarin, dia memutuskan hubungan dengan anak saya dengan alasan telah berselingkuh,” jelas ayah korban serius.
Sementara, korban Ky menerangkan pelaku memutuskan hubungan sepihak, tanpa memberikan bukti nyata.
“Dia menuduh saya selingkuh, padahal saya tidak ada hubungan apa-apa dengan pria lain. Enak saja, dia sudah merengut keperawanan saya, kini saya ditinggalkan begitu saja. Sekarang saya gagal menikah, dia mau bebas begitu saja,” tandas korban kesal.
Kasat reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk melalui Ka SPKT, Iptu Cek Manteri membenarkan adanya laporan korban yang kini masih dilengkapi penyidik.
“Laporannya sudah kami limpahkan ke unit reskrim, selanjutnya akan diproses,” ujar Cek Manteri ketika dibincangi diruang kerjanya.(agustin selfy)

