Pagaralam, Halosumsel-Pj Gubernur Sumatera Selatan Dr. Drs, H. Agus Fathoni, Msi didampingi Pj. Walikota Pagaralam Lusapta Yudha Kurnia dan Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Samsudin Melouncing program pencegahan stuncing serta meresmikan Wisata Taman Apung Kota Pagaralam. Sabtu, (16/12/2023)

Kegiatan peresmian wisata Taman Apung dan louncing pencegahan Stunting ini dilaksanakan oleh Bank Sumsel Babel.
dihadiri oleh, Anggota DPRD Sumsel dapil 7, PJ Sekda, Kapolres Pagaralam, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri, seluruh Kepala Dinas, kepala Badan, Camat, ketua TPKK Sumsel, ketua TPKK Kota Pagaralam, Ketua GOW Pagaralam, Jajaran Direksi Bank Sumsel Babel dan Lurah sekota Pagaralam

Dalam Sambutanya Pj Walikota Pagaralam Lusapta Yudha Kurnia mengatakan, Pagaralam ini merupakan tempat yang istimewa karena dianugerahi suasana pegunungan yang sejuk sebagai potensi wisata, selaku sektor unggulan dan potensi pertanian dan perkebunan kota Juga mempunyai sektor perdagangan, UMKM yang terus berkembang, dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Pagaralam kami sangat berkonsentrasi terhadap isu-isu Nasional seperti menekan angka kemiskinan ekstrem dan mencegah stunting, menekan implasi, ketahanan pangan dan peninhkatan ekonomi. Kemarin kami menerima dana insentive piskal dari Kemendagri sebesar 9 Milyar Rupiah dan kami juga mendapatkan bantuan dari Wakil Presiden RI melalui Mentri Keuangan Sri Mulyani dana sebesar 6,7 Milyar Rupiah untuk penurunan Stunting.”Ungkapnya

Ia juga mengatakan, penyaluran tersebut sudah terealisasi sebesar 20 persen pada tanggal 07-11 kemaren, kami melakukan operasi pasar secara serentak untuk menekan implasi dengan menggelar pasar murah, memberikan bantuan sosial untuk kaum disabilitas, kami juga memberikan bantuan kepada ibu-ibu, calon ibu serta stunting. Itu semua terangkai dengan baik dan terserap dengan baik, sehingga kami. Kemarin mendapat salam dari Kemendagri bahwa kemaren indeks perkembangan harga yang sebelumnya naik, saat ini sudah minus atau turun, ini semua merupakan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Pagaralam yang sama-sama bersinergi, kolaborasi dan konsisten sesuai dengan arahan dari pusat maupun dari Provinsi Sumsel.” Jelasnya

Pj Gubernur Sumatera Selatan Dr. Agus Fatoni Msi mengatakan, hari ini saya melouncing program penanganan stunting di Kota Pagaralam, ini merupakan program dari Provinsi Sumsel untuk menangani stunting secara serius, dari 99 stunting di Kota Pagaralam semuanya dicoper oleh CSR Bank Sumsel Babel, harapan kami kedepan tidak ada lagi stunting atau zero stunting, penanganan stunting ini harus bersama-sama, terkoordinasi dan sinergi. Untuk menekan implasi tadi kami menyerahkan bantuan bibit bawang merah dan cabe karena kita tahu penyebab impalsi terbesar yaitu cabe, cabe pernah lebih mahal dari harga daging dan beras, dengan bantuan bibit ini diharapkan harga cabe bisa stabil tidak terlalu tinggi. Masyarakat bisa menanam cabe, bawang dan bibit lainya sehingga kebutuhan pangan bisa tercukupi dan stunting bisa diatasi, kebutuhan pangan serta implasibisa teratasi.”Tegasnya ojie