Palembang, Halosumsel– Dugaan kasus perzinahan yang dilaporkan M Agus Hariyadi terhadap istrinya sendiri berinisial DD yang dilaporkan di SPKT Polda Sumsel pada Selasa 10 Februari 2025 yang lalu dengan nomor laporan polisi LP/B/178/II/2025/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN.

Dari laporan tersebut, penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel dikabarkan telah memeriksa DD sebagai terlapor beserta selingkuhan Selasa 25/2/2025.

DD dilakukan pemeriksaan di Gedung Khusus Perempuan dan Anak Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel.

Dikonfirmasi perihal pemeriksaan terlapor DD, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo mengaku akan mengecek ke Subdit 4 Renakta.

“Ya nanti akan saya tanyakan dulu kepada Kasubdit Renakta nya ya,”singkatnya.

Sementara itu, Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini ketika dikonfirmasi belum memberikan keterangan perihal pemeriksaan terlapor DD.

Diketahui M Agus Hariyadi melaporkan istrinya sendiri DD, ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/2/2025).

Agus melaporkan istrinya DD diduga sudah melakukan perselingkuhan berulang kali dengan rekan kantornya sebuah bank swasta nasional di Palembang.

Agus Hariyadi, melaporkan istrinya setelah menemukan bukti perselingkuhan antara istrinya, (DD), dengan seorang rekan kerjanya berinisial SM.

Dalam laporannya, perselingkuhan itu dikatakan Agus terjadi sejak Mei 2010 silakan di sebuah hotel di Kota Palembang.

Agus menemukan pesan dan foto-foto, yang menunjukkan adanya hubungan tidak senonoh, antara istrinya dan SM.

Setelah konfrontasi, baik DD maupun SM mengakui tindakan perselingkuhan tersebut. Agus kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan menuntut agar kasus ini ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Agus sendiri sebenarnya, telah memaafkan perbuatan istrinya tersebut, namun nyatanya hal itu terulang kembali hingga saat ini, dan adanya gugatan cerai dari istrinya secara tiba-tiba.

Terkejut saat menerima surat gugatan cerai dari istrinya, DD, setelah 25 tahun menjalani kehidupan rumah tangga.

“Saya tidak menyangka istrinya akan mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama dan isi gugatan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, ” kata Agus, Selasa (18/2/2025).

Dalam persidangan di pengadilan agama, Agus memberikan bantahan terhadap gugatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya telah menutupi perselingkuhan yang dilakukan istrinya dengan atasannya di Bank swasta nasional seorang manajer bernama SS, demi mempertahankan bahtera keluarganya.

Agus mencurigai adanya perselingkuhan, setelah melihat perilaku istrinya yang sering pulang larut malam dan tidak mau mengakuinya.

Setiap saya tanya, dia malah marah dan menganggap saya menuduh. Sampai suatu hari, saat istri libur di hari Sabtu, saya curiga dan memeriksa HP-nya. Ternyata ada foto-foto mesum dengan atasannya di sebuah hotel di Palembang,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, Agus mengaku sempat didatangi istri dari pria yang diduga menjadi selingkuhan istrinya. Wanita tersebut marah dan tidak terima suaminya berselingkuh dengan istrinya DD. Agus pun mencoba mengambil jalan tengah dengan meminta pria tersebut pindah dari Palembang.

Kami sama-sama korban. Saya bilang, kalau tidak pindah, saya akan melaporkannya ke polisi. Akhirnya, dia pindah ke Medan,” jelasnya.

Namun, beberapa waktu kemudian, Agus kembali mendapati istrinya berselingkuh dengan atasan barunya di Bank swasta nasional tersebut,  yang menjabat sebagai Regional Operation Head. Meski awalnya DD tidak mengaku, Agus berhasil menemukan bukti-bukti perselingkuhan tersebut melalui pesan-pesan di HP istrinya.

Di akhir Desember 2024, istri saya tidak pulang ke rumah dan menyatakan ingin bercerai. Dia meminta 50 persen harta penjualan rumah. Saya tidak bisa berkata apa-apa karena dia sudah tidak ada niat baik lagi,” ungkapnya.

Agus akhirnya melaporkan perselingkuhan tersebut ke polisi, dengan membawa bukti foto-foto mesum yang ditemukannya. Laporan tersebut diterima oleh SPKT dan diproses sesuai dengan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan.

“Satu-satunya bukti yang saya miliki adalah foto mereka berpelukan di kamar hotel. Saya sudah melaporkannya ke polisi dan sekarang sedang dalam proses pemeriksaan,” pungkasnya.

***