Halosumsel.com –

Peristiwa pembunuhan yang sempat mengegerkan warga Jalan Mekar Sari Lorong Komba Jaya RT 29 Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Rabu (12/12) sore ini, masih terus diselidiki Jajaran Polresta Palembang dan Polsek Gandus. Beberapa saksi dan barang bukti sudah diamankan.

“Ya, dari kejadian tersebut, anggota kita sudah menggambil keterangan dari beberapa orang untuk dijadikan saksi. Kini kami masih mengumpulkan bukti dan saksi lainnya, sehingga mengarah kepada pelaku dan motifnya. Doakan saja, agar peristiwa ini cepat terungkap,” terang Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hadi Bawono SIk MH kepada sejumlah wartawan, Kamis (22/12) siang.

Mengenai adanya gambaran identitas pelaku, bapak berpangkat melati dua ini enggan berkomentar.

“Saya belum berani bicara banyak, sebab masih kami dalami kasusnya,” tutup Wahyu.

Dijabarkan Kapolsek Gandus, AKP Dedi Rahmat Hidayat, saat ini anggotanya sudah memeriksa empat orang saksi terkait penemuan mayat tersebut.

“Dengan ditemukannya sesosok mayat wanita ini, kami menduga korban pembunuhan. Memang barang korban tidak ada yang hilang, namun terdapat beberapa luka lebam ditubuh korban pada Rabu (12/12) pukul 12.00 WIB. Keluarga korban sudah melapor ke Polsek Gandus dan kini kami masih terus selidiki. Sepertinya korban dibunuh ditempat berbeda dan disini barulah digunakan pelaku untuk tempat pembuangan korban,” tandas Dedi.

Lisanawati (44) warga Jalan Komering 2 No 76 Kecamatan Sematang Borang ditemukan warga tewas di Jalan Mekar Sari Lorong Komba Jaya RT 29 Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Rabu (12/12) sore, dengan kondisi tertelungkup, kedua tangan terikat dibelakang, terdapat luka lebam disekujur tubuh akibat benda tumpul. Ka SPKT dan Tim Identifikasi Polresta Palembang pimpinan Aiptu Agus Wijaya S.Psi langsung mengevakuasi korban ke kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Kejadian ini pertama kali diketahui Burhan (29), yang melintasi lokasi.

“Saat itu saya hendak mengantar Ibu saya, Rosdiana (64). Melihat korban terkapar dengan kondisi terikat dan tertelungkup, saya langsung lapor Ketua RT setempat. Tidak lama, polisi berdatangan,” ujar Burhan, saat dibincangi di lokasi kejadian. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *