Halosumsel-
Polisi Kawal Aksi Demo Karyawan PT. HLRF
BANYUASIN, — Sebanyak 27 orang karyawan PT. HLRF yang tergabung dalam pengurus komisariat federasi serikat buruh niaga, informatika, keuangan, perbankan dan aneka industri (PK.FSB NIKEUBA) berkumpul di depan gerbang perusahaan melaksanakan aksi mogok kerja.Senin (20/11) pukul 08 : 00 WIB.
Rencananya karyawan PT. HLRF akan melakukan aksi unras ke disnakertrans provinsi sumsel. Mogok kerja yang dillakukan karyawan PT. HLRF tersebut, menuntut pihak perusahaan agar transfaransi kepada semua karayawannya
Menurut keterangan Koordinator Aksi (Korlap) Rio Puji Juniardo yang disampaikan Kasubbag Humas Polres Banyuasin saat dimintai confirmasinya mengatakan ,tuntutan massa dari karyawan PT. HLRF bahwa menuntut perusahaan untuk mengembalikan tunjangan tetap yang telah dihilangkan perusahaan.
“Selanjutnya menuntut perusahaan untuk membayar kekurangan gaji/ rapelan gaji 2017, agar perusahaan dan karyawan melakukan musyawarah dalam melakukan perubahan sistem upah,” ujar Ery Yusdi.
Dikatakan Ery Yusdi bahwa Kapolsek Mariana beserta anggota BKO polres Banyuasin melakukan pengamanan dan penggalangan terhadap karyawan di PT. HLRF yang akan melaksanakan unras ke disnakertrans dan memberi arahan pada saat melakukan unras agar berlangsung aman dan kondusif.
“Pada pukul 08.30 WIB karyawan yang akan unras berangkat menggunakan ranmor R2 menuju kantor disnakertrans provinsi sumsel dengan pengawalan anggota satlantas polres Banyuasin dan anggota patroli polsek mariana,” katanya.
Pada pukul 10.00 WIB jelas Ery, karyawan PT. HLRF sebanyak 27 orang sudah sampai di kantor Disnakertrans Provinsi Sumsel dan melaksanakan orasi.
“Personil BKO Polres Banyuasin dan Polsek sampai saat ini stand by di PT. hijau Lestari Raya Fibreboad. Situasi dalam keadaan amam dan terkendali,” tandasnya. (Ti).

