Halosumsel.com-
Setelah sehari sebelumnya melaksanakan tes periodik kesegaran jasmani A, berupa lari sejauh 3.200 meter dan kesegaran jamani B yang meliputi Pull Ups, Sit Ups, Push Ups dan Shutle Run, prajurit Kodam II/Swj, Selasa (8/11/2016) melaksanakan tes ketangkasan renang militer dasar dengan jarak 50 meter bertempat di kolam renang Bala Putra Dewa Yonif Raider 200 /Bhakti Negara, Gandus Palembang. Tes renang militer ini merupakan bagian dari tes kesamaptaan jasmani periode II TA. 2016, yang diikuti oleh seluruh prajurit baik Perwira, Bintara maupun Tamtama.
Sebelum pelaksanaan tes renang militer, seluruh prajurit terlebih dahulu melaksanakan tensi oleh tim kesehatan dari Kesdam II/Swj dan melaksanakan senam pemanasan yang dipimpin oleh personel Jasdam II/Swj. Kemudian masing-masing prajurit diharuskan turun ke kolam renang untuk melakukan penyesuaian. Selanjutnya, secara bergilir sesuai jalur masing-masing prajurit melaksanakan tes renang militer dengan gaya dada untuk diambil waktunya. Masing-masing prajurit tampak dengan penuh semangat, beradu kecepatan untuk mencapai fisnish dan nilai terbaik.
Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.I.P menjelaskan bahwa renang militer merupakan salah satu ketrampilan dan ketangkasan yang harus dikuasai dan dimiliki oleh setiap prajurit, dan setiap prajurit harus mampu melaksanakan gaya dada. Setiap prajurit wajib mengikuti tes kesamaptaan jasmani, termasuk ketangkasan renang militer.
Bagi prajurit TNI, sambung Kapendam II/Swj ketangkasan renang militer sangat penting dalam mendukung tugas pokoknya, sekaligus untuk membentuk postur tubuh yang ideal dan fisik yang prima. Pembinaan kesiapan fisik dan profesionalisme keprajuritan, dilingkungan Kodam II/Swj dilaksanakan secara simultan dan seimbang.Karena, profesionalisme prajurit yang handal tanpa ditopang kesiapan fisik yang samapta, maka tidak akan dapat optimal dalam melaksanakan tugas yang diemban.
”Dihadapkan dengan medan penugasan yang beragam, termasuk medan yang berupa sungai, laut maupun rawa-rawa, maka setiap prajurit TNI wajib mampu renang militer gaya dada”, tegas Kolonel Syaepul.
Untuk itu, selain dilaksanakan pembinaan fisik secara rutin, setiap semester secara periodik, juga dilaksanakan tes kesegaran jasmani bagi setiap prajurit, termasuk tes ketangkasan renang militer. Ketangkasan renang militer, di lingkungan TNI AD merupakan salah satu program dalam pembinaan prajurit serta menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bagi prajurit yang akan naik pangkat maupun mengikuti pendidikan.
(sofuan/rel)

