Palembang,  HS-

Prajurit jajaran Korem044/Garuda DempomelaksanakanPemeriksaanKesehatan (Rikkes) secara bergiliran sesuai jadwal yang telah diatursebagai persyaratan untuk Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) 1 Oktober 2019, bertempat di Detasemen Kesehatan Daerah (Denkesyah)02.04.04 Palembangdengan tenaga medis yang dipimpin olehKapten Ckm dr. Sri Wulandhari, Jumat (29/3/2019).

 

Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut setiap prajurit diperiksa satu persatu mulai dari pengecekan tensi(tekanan darah), mata, gigi, varikokel, ambien, THT hingga rekam jantung atauElektrokardiogram (EKG) guna pengecekan jantung lewat elektrik (listrik) sebagai grafik, yang sebelumnya masing-masing mengisi formulir kesehatan yang mencantumkan data perorangan dan item tes pemeriksaan yang harus dijalani.

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang dan bertingkat setiap pelaksanaan UKP dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan prajurit Korem 044/Gapo beserta jajarannya, agar setiap saat siap melaksanakan tugas dengan baik. Selain adanya Rikkes ini, dalam rangkaian kegiatan UKP dilaksanakan test fisik untuk mengetahui kemampuan jasmani prajurit yang layak untuk dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

 

Kapten Ckm dr. Sri Wulandhari selaku Ketua Tim Rikkes mengatakan, bahwakegiatan Rikkes yang dilaksanakan ini mempunyai tujuan utama yaitu untuk mengetahui kondisi terkini kesehatan personel Korem 044/Gapo beserta jajarannya yang akan diajukan UKP.

“Nantinya akan diketahui apakah terindikasi sakit atau tidak, bila terindikasi ada jenis penyakit tertentu atau ada keluhan maka akan ada saran untuk berobat baik dari Denkesyah bahkan apabila perlu penanganan lebih lanjut akan di rujuk ke Rumah Sakit yang lebih besar,” terang dr Sri Wulandhari.

Disamping itu juga dengan Rikkes ini, makaTim Medis Denkesyah02.04.04 Palembangdapat mengambil data rekam jejak kesehatan perorangan untuk dijadikan bahan laporan ke Komando Atas dan satuannya tentang kondisi kesehatan dari yang bersangkutan agar bila terdapat penyakit yang memerlukan perawatan dan tidak dapat melakukan tugas yang berat maka yang bersangkutan dapat diberikan tugas yang sesuai dengan kondisi kesehatannya. “Diharapkan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk mengantisipasi apabila ditemukan penyakit dalam tubuh dapat diantisipasi lebih awal sebelum masuk ke tahapan lebih lanjut dalam kegiatan UKP”, tutupnya.

(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *