Halosumsel-

Iwan, penjaga bangunan milik JM Group ini menuturkan peristiwa yang dialaminya, karena lubang dengan diameter besar yang masih menganga di sekitar lokasi tersebut. “Saya terperosok di lubang dengan kedalaman mencapai 8 meter itu,” kata Iwan ditemui di lokasi, Selasa (30/5/2017).
Dijelaskannya, ada beberapa lubang yang muncul sejak adanya pembangunan Hotel Ibis ini dan yang paling dalam adalah lubang di tempat dirinya terperosok, sementara satu lagi, akan berdampak pada tiang listrik, karena persis di bawah gardu PLN.
Tak lama dari kejadian itu, lubang langsung ditutup menggunakan cor semen. Untuk menghindari korban lainnya, tapi lagi-lagi kejadian kembali terulang. Tanah tiba-tiba amblas dan aparat kepolisian yang datang langsung memasang garis polisi.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang Firmansyah Hadi berserta anggota Komisi III, berang ketika mendengar adanya tanag amblas dan meminta kontraktor proyek pembangunan Hotel Ibis untuk memperhatikan lingkungan sekitar.
“Kamu sudah beberap kali kami peringatkan, namun masih saja bandel. Thamrin di undang tidak pernah hadir,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bersama Pemko Palembang masih menunggu kajian dari Asosiasi Tenaga Kontruksi Indonesia (ATKI) yang tengah melakukan kajian terhadap pembangunan Hotel Ibis ini.
“Kita masih menungu hasil kajian dari tim independen (ATKI), setelah dapat hasilnya baru lah kami akan mengambil sikap tegas bersama Pemko,” terang Firmansyah didampingi Kabid Pengairan A Bastari Yusak. (doni/waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *