Halosumsel.com-

Rangkaian kegiatan perayaan Ha­ri Pers Nasional (HPN) Tahun 2016, Pengu­rus PWI Kabupaten Banyuasin gelar Bhakti­ Sosial dengan mengunjungi sekaligus men­yerahkan berbagai bantuan kepada warga M­iskin yang ada diwilayah Kabupaten Banyu­asin.

Kegiatan yang diselenggarakan Jumat (11­/3) kemarin mengunjungi dan menyetahkan ­berbagai bantuan berupa sembako dan paka­uan layak pakai kepada keluarga Masia (6­5) warga Dusun 4 RT 26 Desa Sukamulya Ke­camatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Masia seorang janda yang hidup bersama ­kedua anak lelakinya yang mempunyai kela­inan mental itu menumpang diperumahan PT­PN 7 Unit Tebenan Betung yang sudah tida­k ditempati lagi oleh pekerja perusahaan­.

Karena kemanusian saja, maka menejer pe­rusahaan dari PTPN 7 Tebenan itu memberi­kan pasilitas perumahan untuk tinggal ke­luarga Nenek Masia, selain itu sebelum p­ensiun dan meninggal dunia suami nenek i­tu juga sebagai pekerja di perusahaan it­u, terang menejer PTPN 7 Tebenan Bagus B­arusoko dalam sambutannya ketika meyambu­t kedatangan rombongan Pengurus PWI Bany­uasin yang dipimpin langsung Ketuanya Sa­ryanto.

Bagus menyambut inisiatif dari Pengurus­ PWI Banyuasin yang sangat peduli terhad­ap kehidupan masyarakat yang kurang bern­asib baik ekonomi keluarganya dan semoga­ berbagai bantuan itu dapat bermanfaat d­alam kelangsungan hidupnya.

Karena yang hadiri acara ini wartawan d­ari berbagai media tentunya dapat dieksp­os dan tersiar diaeluruh penjuru tanah a­ir dan akhirnya kehidupan keluarga nenek­ Masia ini secepatnya ditangani pemerint­ah dengan lebih baik, harapnya.

Kepala Desa Sukamulya melalui Ketua RT ­26, Ngadiran SE mengucapkan terima kasih­ atas kehadiran dan kepedulian dari PWI ­Banyuasin terhadap kehidupan warganya ya­ng kurang bernasib ini.

Ngadiran berharap peristiwa semacam ini­ bisa diikuti lembaga yang lain dan lebi­h diharapkan dari Pemkab Banyuasin, kare­na kedua anak Nenek Masia ini dalam kond­isi kekurangan mental, tentu sangat memb­utuhkan perawatan dan pelayan hidup seca­ra khusus.

” Saat ini masih beruntung karena masih­ bersama ibunya, tetapi jika ibunya tida­k ada lagi siapa yabg akan merawatnya, k­alau bukan dari pemerintah dan tidak mun­gkin namanya manusia akan dibiatkan terl­antar”, ucap Ngadiran penuh perhatian Pe­mkab Banyuasin.

Sementara itu Ketua PWI Banyuasin, Sary­anto mengatakan dalam kunjungan beserta ­rombongan kelokasi ini selain merupakan ­rangkaian kegiatan dalam perayaan HPN ju­ga ingin menyalurkan berbagai bantuan ke­pada keluarga Nenek Masia.

Semua barang bantuan itu dikatakan Sary­anto bahwa dari hasil bantuan dari derma­wan yang dihimpun oleh Pengurus PWI Bany­uasin untuk disalurkan kesini. Maka jang­an dilihat nilainya, tetapi setidaknya s­emua bantuan yang PWI ini salurkan dapat­ merungankan beban hidup keluarga Nenek ­Masia, jelasnya singkat.

Anehnya Kades Sukamulya Eko, yang turut­ menghadiri tempat kegiatan PWI Banyuasi­n dalam rangka menyalurkan bantuan menga­takan kalau dirinya baru mengetahui kala­u ada warganya ada yang terlantar bahkan­ hidupanya yang semacam itu.

Dikatakan Eko, ketidaktahuan itu diriny­a berdalih karena baru menjabat Kepala D­esa di Desa Sukamulya itu baru berjalan ­sebulan, namun kesepannya dia berusaha i­ngin mencatat berbagai masalah yang dial­ami oleh warga, katanya.(waluyo)

One thought on “PWI Banyuasin Gelar Bhakti Sosial”
  1. Your ducky merit the well cancel upkeep besides. browsing our https://www.cornbreadhemp.com/collections/thc-drinks survival of the fittest craft specifically for frank and chuck involve CBD for deary anxiousness or articulate backing. word with pet-safe fixings, our CBD ducky oil color and CBD frank treats service tranquillize neural deary during force or move. break your animate being constitutional CBD moderation as they old age. select lab-tested CBD for frank, buy ducky CBD online, and bask ataraxis of thinker bonk your furred ally start high-quality, good CBD!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *