Banyuasin, Halosumsel- – Reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) X di Desa Pelaju dan Gelebek Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, berlangsung lancar dan dihadiri dengan antusias oleh warga setempat. Kegiatan reses ini menjadi ajang penampungan aspirasi masyarakat yang akan dibawa ke sidang paripurna dan disalurkan kepada pihak eksekutif untuk direalisasikan.

 

Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Ir. MF Ridho, ST., MT., bersama Nadia Basjir, SE., Ade Pramanja, Ahmad Kadafi, dan Nasrul Halim, hadir langsung untuk mendengarkan keluhan dan harapan warga. Mereka berkomitmen untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama terkait perbaikan infrastruktur seperti irigasi, tanggul, dan pembangunan tugu Sedulang Setudung sebagai ciri khas daerah.

Di Desa Gelebek Dalam, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan siring (saluran air), hingga pemenuhan fasilitas desa. Hakmim, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa jalan di desanya sudah cukup baik, namun masih memerlukan pengaspalan. “Sebenarnya jalan sudah bagus, hanya tinggal diaspal saja,” ujarnya.

Kepala Desa Gelebek Dalam, Kurniawan, menambahkan bahwa jalan kabupaten tidak bisa dibangun oleh desa. “Kita berharap perbaikan jalan tidak hanya selesai di reses ini saja, tetapi benar-benar direalisasikan,” harapnya.

MF Ridho dalam sambutannya menyampaikan bahwa reses merupakan amanat undang-undang yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun. “Kami hadir di Gelebek Dalam untuk mendengar dan menerima aspirasi warga. Semua masukan akan kami bawa ke sidang paripurna dan diperjuangkan,” tegasnya.

Salah satu aspirasi yang menonjol datang dari Sukun, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gelebek Dalam, yang meminta pembangunan tugu Sedulang Setudung. “Ini adalah ciri khas kami yang menyambut tradisi Sedulang Setudung,” jelasnya. Selain itu, Romidin, warga lainnya, mengusulkan perbaikan tanggul dan irigasi untuk mengatasi masalah pasang surut air yang sering mengganggu aktivitas pertanian.

Fauzi Saleh, Ketua Kelompok Tani Sejahtera, juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan poros pertanian dan saluran air sepanjang 3 km. “Kami memohon agar jalan poros utama pertanian ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, saluran air sangat dibutuhkan oleh petani di sini,” ujarnya.

ini

MF Ridho menegaskan bahwa aspirasi warga akan diperjuangkan untuk kemanfaatan bersama. “Terkait pembangunan tugu Sedulang Setudung, kami akan laporkan dan perjuangkan. Untuk masalah pertanian, bibit IP 200 sudah digunakan, dan perbaikan tanggul serta pintu air akan kami usahakan agar berfungsi normal,” jelasnya.

Dia juga mengapresiasi kemajuan pertanian di Desa Gelebek Dalam yang saat ini sudah bisa panen dua kali dalam setahun. “Ini sudah baik, meskipun sebelumnya hanya sekali panen. Kami berharap ke depannya bisa mencapai tiga kali panen dalam setahun,” ungkapnya.

Reses ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki berbagai masalah infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Pelaju dan Gelebek Dalam. Warga berharap agar aspirasi mereka tidak hanya didengar, tetapi juga segera direalisasikan oleh pemerintah.

Advetorial