Halosumsel.com –
Menurut data yang dikeluarkan Bank Indonesia Penyumbang Inflasi terbesar di Sumatera Selatan Rokok Kretek sebesar 0.32 Persen setelah rokok kretek komiditi yang menjadi penyumbang inflasi bawang merah sebesar 0,29 persen dilanjutkan dengan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,23 persen dan beras sebesar 0,20 persen.
Sekretaris Daerah Mukti Sulaiman mengatakan ‘Hal ini dikarenakan penurunan angka inflasi di Sumatera Selatan yang hanya 3,31 persen selama tahun 2015,” ungkap Mukti saat rapat di ruang Binapraja Kamis (28/1).
Dalam rapatnya bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) tersebut dapat terlihat rokok kretek merupakan penyumbang inflasi terbesar di Sumatera Selatan selama tahun 2015. Turunnya angka inflasi disebabkan banyaknya uang beredar di masyarakat sehingga kenaikan harga dan barang relatif lebih rendah sepanjang Desember 2015.
Mukti melanjutkan dengan TPID inilah inflasi di Sumsel meningkat selama Desember 2015 sebesar 1,15 (mtm) yang sebelumnya sebesar 0.8 (mtm), ungkapnya.
(aisyah)
