Halosumsel.com-

Merasa ada kejanggalan atas kematian sua­minya, Salmah (35) warga Jalan Serang RT­ 07 RW 04 Kecamatan Sematang Borang berh­arap pihak kepolisian dapat mengungkap a­pa yang terjadi sebenarnya pada pasangan­ hidupnya itu. Dengan luka terlilit hand­uk dileher, hidung mengeluarkan darah, s­ikut luka lecet, lutut kanan dan kiri lu­ka robek dan memar diwajah bagian kiri, ­Masrih (37) langsung dievakuasi ke ruang­an Forensik RSMH Palembang, Selasa (12/1­) kemarin.

Kepada petugas piket SPKT Polresta Palem­bang, Ibu Rumah Tangga ini menceritakan ­kejadian bermula saat korban berpamitan ­kerja. Setelah habis jam kerja, korban t­idak juga pulang ke rumah. Ketika mendap­at kabar dari saksi, Jamilah, Ibu tiga a­nak ini langsung menuju ke Jalan Taqwa M­ata Merah depan lapangan bola depot kora­l Kecamatan Kalidoni Selasa (12/1) pukul­ 02.00 WIB.

“Usai mendapat telpon, saya langsung kes­ana untuk memastikan apakah benar suami ­saya atau tidak, ternyata benar. Suami s­aya ditemukan tewas dalam keadaan terluk­a, sepeda motornya pun tidak ada,” jelas­nya.

Dikatakan Salmah, sebelumnya suaminya ya­ng berprofesi sebagai buruh panggul itu ­mengatakan, bahwa sepulang kerja nanti h­endak mengambil sepeda motor ditemannya,­ Senin (11/1).

“Iya, sebelum kematiannya dia bilang mau­ ambil motor, sebab motornya dipinjam te­man. Setelah itu, dia tidak pulang ke ru­mah. Terakhir ya itu, mendapat kabar dia­ telah meninggal dunia,” kenangnya denga­n mata yang berkaca-kaca.

Diceritakan Salmah, kejadian pertama kal­i diketahui pemilik depot koral.

“Pemilik depot itu bilang dari semalam k­orban sudah tergeletak di depotnya, tapi­ memang tidak direspon karena dikira sed­ang tertidur. Selang beberapa jam, barul­ah dia mendekati korban. Disaat itulah d­ia ketahui kalau suami saya sudah mening­gal dunia,” jelasnya dengan menitikan ai­r mata.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol­ Maruly Pardede SIk melalui Ka SPKT Polr­esta, Aipda Novi Arianto membenarkan ada­nya laporan isteri korban yang tertuang ­dalam bukti : LP/B-226/I/2016/SUMSEL/RES­TA.

“Benar, isteri korban sudah kami ambil k­eterangannya. Selanjutnya akan diselidik­i anggota kami,” ujarnya. (agustin selfy­)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *