Belu, Halosumsel.co.id- Personel Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ memperkenalkan pembuatan kerajinan tangan berupa kincir air dari bambu kepada anak-anak Dusun Asulait Desa Sarabau Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu NTT.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengembangkan ide-ide kreatif dan mengisi waktu luang personel Pos Asulait dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas.
“Ide kreatif ini timbul karena banyaknya terdapat bahan baku bambu di Dusun Asulait Desa Sarabau, yang mana bambu sendiri memiliki berbagai macam manfaat dengan kegunaannya,” imbuh Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M di Mako Satgas Atambua (20/12/2019).
Sehingga personel Pos Asulait berinisiatif untuk mengajak warga masyarakat Dusun Asulait Desa Sarabau yang terdiri dari anak-anak untuk mengisi waktu luang mereka dengan membuat kerajinan tangan berupa kincir air berbahan baku tumbuhan bambu
“Dengan mudahnya mendapatkan bahan baku bambu di Dusun Asulait dan proses pembuatannya yang tergolong mudah dan sederhana, kami berharap hasil kerajinan tangan ini memiliki nilai jual sehingga menjadi salah satu potensi untuk memotivasi peningkatan ekonomi warga masyarakat di Dusun Asulait,” imbuhnya lebih lanjut.
“Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praka Anton bersama 3 orang personel Pos Asulait lainnya,” tegas Dansatgas.
Terlihat antusias yang luar biasa dari anak-anak dan personel Pos Asulait saat mengikuti kegiatan yang dimulai dari proses perakitan hingga proses finishing, hal ini dikarenakan proses pembuatan yang sederhana dengan menggunakan bambu, paku, palu, kawat, tang, gerjaji dan bor listrik.
“Kami berharap, dengan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memotivasi peningkatan perekonomian warga masyarakat, sehingga keberadaan kami selaku Satgas Yonif R 142/KJ ditengah-tengah mereka dapat dirasakan manfaatnya secara langsung,” harap Dansatgas.
Terpisah, Marito (16) salah satu anak yang mengikuti kegiatan menyampaikan tanggapannya atas kegiatan pengenalan kerajinan tangan yang telah dilaksanakan bersama personel Satgas Yonif R 142/KJ.
“Kami sangat senang daaat diajarkan cara membuat kincir air dari bambu oleh bapak TNI, ternyata sederhana dan tidak sulit untuk membuatnya, setelah dicoba tidak sulit, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak TNI atas ide dan ilmunya untuk mengajari kami membuat kincir air ini,” ungkapnya.
Sementara itu, terpisah Sertu Eko Susilo menyampaikan pendapatnya tentang kegiatan yangbtelah dilaksanakan oleh personelnya.
“Harapan saya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh adik-adik agar dapat menjadi kegiatan yang mempunyai nilai positif dan saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi adik -adik sekalian,” tandasnya.rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *