Halosumsel
Terkait tragedi Insiden Bom Bunuh yang terjadi di Surabaya belum lama ini, sejumlah Organisasi Masyarakat melayangkan sikap dan Pernyataan sikap. Salahsatunya dari DPD Forum Bangsa Batak Indonesia (FBBI) Sumsel terhadap Tragedi tersebut.
Segenap pengurus DPD FBBI mengutuk keras jkejadian bom bunuh diri yang dilakukan pada gereja yang mengakibatkan banyak umat yang meninggal dan terluka parah, dan menyerukan :
1. Tindak tegas pelaku teroris yang melakukan aksi dr pelaku hingga jaringan serta penyandang dananya.
2. Mendukung penuh Polri dan TNI dalam mengungkap serta memberantas organisasi2 yang terindikasi teroris serta asasnya bukan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
3. Menghimbau kpd seluruh masyarakat agar tidak turut meng share gambar kejadian agar pihak teroris tdk berhasil menakutimasy.Akrakat kitatdktakutteroris
4. Mari kita masyarakat lebih berhati2 waspada serta mendoakan semua korban dan keluarga agar diberi kekuatan dan ketabahan dari Tuhan.
5. Mendesak pemerintah dan DPR RI utk cepat mengesahkan UU Terorisme.
6. Menyerukan pd bangso batak agar mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika dlm kehidupan sehari hari di masy sekitar kita.
Demikian pernyataan sikap DPD Forum Bangso Batak Indonesia prov sumsel terkait kejadian pengeboman gereja hari ini. Palembang, 13 mei 2018 ketua jimmy lumban gaol sekretaris sumarjono saragih
Selain itu, Ormas Fosmaba (forum sanak dukur marga Musi Banyuasin )juga ikut melakukan kecaman terhadap hal tersebut. Ketua Umum Fosmaba, Heriyanto, S.H menegaskan, bahwa tidakan itu merupakan ancaman terhadap situasi keamanan Nasional yang mesti disikapi secara tegas.
“Kita berharap agar Aparat Kepolisian dan instrument terkait segera melakukan Penyidikan dan menelusuri otak dibalik pelaku teror yang mengakibatkan sejumlah masyarakat atau warga sipil tak bersalah menjadi sasaran,” tuturnya.
Sementara itu, Pengurus DPD MKGR SUMSEL melalui Wakil Ketua DPD Ormas MKGR, Herryandi Sinulingga AP Mengajak pada setiap anak bangsa untuk waspada terhadap tindakan tindakan yg tdk berdasarkan akal sehat dan bersatu melawan terorisme demi tegaknya NKRI dan tidak terpancing provokasi dan issu issu yg tdk bertanggung jawab dan tidak mengshare giat giat teror yang dilakukan terorisme.
“Bagi seluruh suku ras dan umat beragama di seluruh NKRI teruslah kita bersatu dan bermusyawarah untuk menjaga persaudaraan, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dan mempertahankan negara kesatuan Republik Indinesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45 Bhineka Tunggal IKA,” pungkasnya. Dan keluarga besar DPD MKGR sumsel turut berduka cita atas keluarga korban aksi teror di surabaya pungkasnya
(Her)

