Muara Enim HS-
Sekitar 60 hari kedepan menuju pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2019 akan digelar serentak di wilayah Republik Indonesia dan seiring  itu pula masih banyak masyarakat yang belum mengerti Bagaimana cara memilih dan  mencoblos wakil mereka saat berada di tempat pemungutan suara TPS.

Diketahui bahwa surat suara yang akan dicoblos pada Pileg dan Pilpres April mendatang terdapat 5 lembar surat suara yang masing-masing terdiri dari surat suara untuk DPRD kabupaten berwarna hijau, untuk DPRD provinsi berwarna biru untuk DPR RI  berwarna kuning Sedangkan untuk Dewan Perwakilan Daerah berwarna merah dan Pilpres sendiri berwarna putih.
Bagian warna tersebut terdapat pada surat suara..

Dari hasil pantauan di seputaran pasar pagi Kelurahan Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul yang merupakan kecamatan dengan suara pemilih terbanyak yang terdapat di Kabupaten Muara Enim ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang bagaimana cara mencoblos.

Alangkah banyaknyo surat suara kagek kalo sampai 5 Ikok, mano yang nak di cucuk. apo cucuk yang ado gambar nyo bae ujar Ibu Bayu (56)  la kalo dilu kan ado gambar di kolom caleg itu..ungkapnya.

Caleg dari Dapil 4 Ini  lah banyak turun ke pasar tapi mereka cuma ngasih kartu nama ke kami. tapi kami idak di njuk tau kartu warno apo   ado jugo yang ngasih tau  uji nyo warno surat yang ado pelet ijo.. ujar Wak Amik (67) warga Tegal Rejo kecamatan Lawang Kidul ini.

Selain itu. Fatya (35) mengakui bahwa dirinya sudah tahu tata cara memilih pada saat berada di TPS nanti dikatakannya bahwa informasi yg didapat dari salah satu caleg yang melakukan sosialisasi di dekat rumahnya.

Untuk saya dan beberapa warga sudah tahu cara memilih Karena di dekat rumah kami ini ada salah satu caleg yang ikut bersaing dalam pileg 2019 ini yang berasal dari Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Lawang Kidul Tanjung Agung dan Semendo Inshaa Allah kami tidak salah ungkapnya.

Dikonfirmasi terkait sosialisasi ini Lurah Pasar Tanjung Enim Najiburrahman, S.pd MM. Menyebut bahwa sejauh secara resmi baik melalui surat atau informasi langsung,  belum ada koordinasi dengan ketua panitia pemungutan suara Kelurahan Pasar terkait sosialisasi tata cara pencoblosan ini.

Akan tetapi untuk persoalan daftar pemilih tetap dan daftar calon sudah kami tempel di depan kantor untuk mempermudah masyarakat mengetahui seputar Pileg dan Pilpres ini.

Dan sejauh ini jika ada informasi yang bersifat penting tentu akar kita Sampaikan ke masyarakat melalui RT RW yang ada di Kelurahan Pasar Tanjung Enim tegasnya. (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *