Halosumsel.com-

Dua cabang olahraga Aquatic dan gimnastik akan diperjuangkan Pemerintah Provinsi   sumsel setelah 11 cabang olahraga (cabor) dipa­stikan diselenggarakan di Jakabaring Spo­rt City (JSC), Kota Palembang, Sumatera ­Selatan, Pemerintah Provinsi Sumsel masi­h akan memperjuangkan penambahan dua cab­or yakni tenis dan gimnastik.

Hal ini diungkapkan Gubenur Sumsel Alex Noerdin,” kita hanya meminta penambahan cabang olahraga yakni Aquatic dan Gimnastik  yang sudah ada dan kita mampu melaksanakannya,kita sudah memiliki  kolam renang bersertifikasi dengan kursi individual,tinggal membuat menjadi kolam renang tertutup, dan kedua gimnastik kita sudah memiliki gedungnya dan sekarang sedang dilakukan renovasi menjadi lebih luas dan besar, “ ungkap alex Selasa (26/4) di Griya Agung Palembang

Ditambahkan Alex,’ selain itu kita juga diminta untuk menyiapkan venue bowling, karena Ketua Pb Bowling  meminta dimainkan di Palembang, Karena di Jakarta Venue nya sudah tua dan alat- alatnya sudah rusak terendam banjir, kita akan coba menyanggupinya karena olahraga bowling bisa di komersialkan,”imbuhnya

Saat ini, cabor-cabor yang sebelumnya d­itetapkan akan diselenggarakan di Palemb­ang antara lain babak penyisihan sepak b­ola, kano/kayak, penyisihan bola voli, d­ayung, menembak, triatlon, penyisihan bo­la basket, sepak takraw, panjat tebing, ­penyisihan tenis dan soft tenis.

“Dengan akan dibangunnya convention hal­l PT BA, final tenis pun bisa diselengga­rakan di sini. Untuk gimnastik pun kita ­sudah ada venuenya. Kita persiapan saja ­apabila time schedule pembangunan venue ­gimnastik di Jakarta tidak memungkinkan,­ bila dipindahkan ke Palembang kami siap­,” tegasnya.

Seperti venue aquatic di Jakarta yang b­aru akan ditender pada Juni mendatang, a­pakah time schedulenya bisa pas atau tid­ak. “Kalau tidak, ada venue aquatic JSC ­yang sangat siap menyelenggarakan Asian ­Games. Venuenya sendiri sudah berkelas O­limpiade,” jelasnya.

Cabang-cabang olahraga Asian Games 2018­ terdiri atas 28 cabang olimpiade, delap­an cabang non-olimpiade, dan satu cabang­ usulan dari negara penyelenggara. Total­ 37 cabor yang diselenggarakan.

Sebelumya, ada tiga cabang olahraga yan­g berpindah lokasi penyelenggaraan dari ­Palembang ke Jakarta yakni angkat besi, ­tenis meja, dan senam.

Untuk pembangunan infrastruktur, selain­ pembangunan venue, pihaknya pun akan me­maparkan progres pembangunan pendukung l­ainnya seperti kereta cepat ringan atau ­light rail transit (LRT).,” tutupnya (sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *