Halosumsel.com-
Tidak hanya populasi Harimau dan Gajah Sumatera yang mendekati kepunahan, tapi satwa langka lainnya bernasib sama, yaitu Kukang dan Siamang Sumatera. Untuk itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) sedang membangun Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Kukang dan Siamang Sumatera.
Menurut Nunu Anugerah, Kepala BKSDA Sumsel, perburuan satwa langka lainnya juga marak terjadi di Sumsel, sehingga pihaknya bertindak cepat dengan menyediakan PPS untuk dua jenis hewan ini.
“Selain Harimau, jenis Kukang dan Siamang Sumatera di Sumsel yang sedang fokus kita selamatkan. Karena banyak kejahatan satwa yang dilakukan masyarakat, khususnya kedua jenis hewan ini. Terlebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel belum menerbitkan regulasi izin pemeliharaan satwa yang dilindungi,” ujarnya Selasa (16/8/2016).
Penyediaan PPA yang akan bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini akan dibangun di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kepunahan satwa spesies Sumatera yang sudah marak diburu dan diperjual belikan.
Dari 25 spesies satwa langka dan dilindungi, 10 persen berasal dari Sumatera. Saat ini pihaknya masih melakukan survey jumlah kantong populasi satwa langka di Sumsel, terutama jenis Harimau Sumatera.
Kejahatan satwa yaitu berupa perburuan liar, perjualan tubuh hewan hingga illegal logging yang menjadi faktor terbesar dari kepunahan satwa langka di Sumatera. Namun, kejahatan satwa langka sudah berkurang drastis di Sumsel, terlebih setelah mereka melakukan sosialisasi penyelamatan satwa langka dari tahun 2013 lalu.
“Harimau Sumatera yang juga ada di Sumsel ini masuk kategori critical and danger. Sehingga BKSDA mempunyai target nasional meningkatkan populasinya hingga 10 persen. Kita sedang survey, tapi dari kantong populasi khusus Harimau, ada di Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Kawasan Kerinci di perbatasan Sumsel-Jambi, Kelompok Hutan harapan dan Suaka Margasatwa di Dangku, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel,” tutupnya (ryu)
