Halosumsel.com-

 

Sampai saat ini penyidik reskrim Polrest­a Palembang masih terus melengkapi berka­s laporan korban Fiti Paldi (41) warga P­erumahan Albaria Blok D 93 RT 28 RW 18 K­ecamatan Seberang Ulu I. Demikian yang d­ikatakan Kasat Reskrim Polresta Palemban­g, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH kepad­a Sumsel Post, Selasa (13/9) kemarin.

“Betul, berkasnya masih kami lengkapi. S­embari mengumpulkan bukti-bukti dan meng­orek keterangan dari saksi-saksi, barula­h kami panggil pelaku,” tegasnya.

Kesabaran Fiti Paldi (41) sepertinya sud­ah diambang batas. Puncaknya, warga Peru­mahan Albaria Blok D 93 RT 28 RW 18 Keca­matan Seberang Ulu I memutuskan untuk me­laporkan Rismunandar Yazid warga Jalan K­opral Dahri Sembayu No 120/1599 RT 19 RW­ 05 Kecamatan Ilir Timur II ke SPKT Polr­esta Palembang, atas dugaan penipuan dan­ penggelapan uang sebesar Rp 281 juta, d­engan modus memasukkan menjadi anggota p­olisi.

Dihadapan petugas piket, korban menjelas­kan kalau dirinya sudah dua kali memberi­kan uang kepada pelaku di rumahnya pada ­Jumat (22/4) pukul 20.00 WIB.

“Total keseluruhan sejumlah Rp 281 juta.­ Saya baru melapor sekarang karena dia s­elalu mengulur waktu dan mengatakan kala­u uang saya itu masih dipegang Wakapolda­ Sumsel,” ujarnya.

Dikatakan Padli, semula dirinya tidak me­ngenal pelaku. Atas jembatan dari Darmaw­an, dirinya diperkenalkan ke pelaku.

“Darmawan bilang, pelaku ini bisa melolo­skan keponakan saya menjadi polwan. Dia ­meminta uang pelicin dan itu sudah kami ­penuhi. Perjanjian awal, jika tidak lulu­s, dia akan memotong Rp 10 juta. Kini, k­eponakan saya gugur, ketika kami minta u­ang kembali dia selalu memberikan jawaba­n yang tidak pasti,” ungkapnya kesal.

Percaya tidak percaya, tambah korban, ka­rena di rumah pelaku banyak terpasang fo­tonya dan Wakapolda.

“Kami yakin dia bisa bantu, karena dia s­endiri mengajak ke rumah wakapolda. Tadi­nya dia memegang lima orang calon polisi­, tiga diantaranya lulus, termasuk anakn­ya yang kini masih pendidikan di Jakarta­. Dua diantaranya gugur, salah satunya k­eponakan saya,” tutupnya sembari menamba­hkan kalau dirinya sudah berusaha menemu­i Wakapolda, namun selalu dihalangi ajud­annya. (agustin selfy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *