Halosumsel-

Seorang nenek berusia 80 tahun yang berinisial JW, diduga nekat memaksa AS (13) yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) untuk melakukan hubungan badan.
Tak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, membuat ibu kandung korban RN (33) membuat pengaduan ke Mapolresta Palembang, Sabtu (16/7) sekitar pukul 18.00 wib.
RN mengatakan tidak mengetahui pasti kapan anaknya pertama kali diajak oleh JW untuk berhubungan badan, namun AS mengaku kepadanya terlapor sudah sering berbuat seperti itu.
“Anak saya mengakunya selalu dipaksa oleh terlapor. Kalau pertama kalinya saya tidak tahu, karena anak saya tidak mengingat itu,” ujar RN dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.
Warga yang tinggal di kawasan Kecamatan IB I Palembang ini mengatakan, aksi cabul nenek JW terbongkar, setelah AS pulang ke rumah dengan kondisi ketakutan karena diancam akan dibunuh oleh terlapor.
“Anak saya pulang ke rumah ketakutan, jadi saya bertanya dengan dia. Awalnya sih tidak mau cerita, tapi setelah didesak, dia mengatakan kalau dipaksa oleh terlapor dan akan dibunuh karena tidak mau,” ujarnya.
Ditambahkan AS, terlapor setidaknya sudah sepuluh kali mengajaknya melakukan hubungan suami istri dan setiap kali usai melakukannya, ia selalu diberi uang oleh JW sebesar Rp15 ribu.
“Dia memang sering mengajak saya bermain kerumahnya dan mengasih uang kalau sudah begituan. Malam itu saya tidak mau, tapi tetap saja dipaksanya dan diancam akan dibunuh,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan penyelidikan.
“Korban sudah membuat laporan dengan kita dan akan diproses, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” tutupnya. (doni/waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *