Halosumsel

Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan diback-up Jatanras Polda Sumatera Selatan, Rabu (18/7) malam, sempat membuat heboh warga. Dengan mengepung rumah yang berlokasi di Jalan Petaling II RT 07 RW 02 Ladang Baru Kecamatan Mariana  Banyuasin ini, ternyata kesehariannya menjual jamu dan kemplang. Hingga saat ini pasangan suami isteri, Suparman (34) dan Nuraini (32) masih terus menjalani pemeriksaan petugas. Dari lokasi kejadian, turut menyita zat kimia dan dua pipa paralon.

Ketua RT setempat, Rohman Ismail (45) mengatakan, warganya itu (pelaku_red) baru satu bulan setengah tercatat warganya.

“Dia memang melapor ke kami, sebagai warga sementara. Keseharian Suparman menjual jamu, sedangkan Nuraini menjual kemplang dan memiliki anak satu orang. Semalam saya tahu pengerbekan setelah petugas mengamankannya. Saya lihat ada zat kimia dan dua pipa yang dibaw polisi. Mengenai peranannya, yang saya dengar diduga dia perakit bom,” jelas Ketua RT ini, sembari mengajak awak media mendatangi lokasi kejadian.

Tetangga pelaku, Masdalena (27) menjelaskan, tetangganya (Suparman_red) baru tinggal di rumah kontrakannya 1,5 bulan.

“Dia itu ngontrak satu tahun, tapi sudah dibayarnya enam bulan ke depan. Tidak ada yang mencurigakan dari prilaku pasangan suami isteri ini. Hanya saja, kakak kandung (Suparman_red) yang sering keluar masuk rumah,” beber Masdalena, saat dibincangi wartawan, Kamis (19/7).

Sementara Ima (40) menambahkan tidak ada perbedaan sama sekali prilaku pasutri ini.

“Mereka ini rajin beribadah. Tidak hanya subuh terdengar pengajian, namun siang habis Dzuhur pun, iya. Ramah, bertegur sapa, namun tidak disangka kalau terduga teroris,” tandasnya.(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *