Halosumsel.com –

Menjamurnya kasus Pencurian dan Kekerasan di kota Palembang sudah menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Dari itulah, Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono SH SIk MH mengukuhkan Tekab (Team Khusus Anti Bandit) 134 pada Jum’at (16/12) siang.

“Tim ini akan memikul beban berat di pundaknya untuk menciptakan situasi aman di kota Palembang dari pelaku begal. Tim ini terdiri dari 13 personil dan dipimpin satu orang pamen sebagai Kanitnya. Dari sistem kerja dan prosedurnya juga berbeda. Targetnya, pelaku begal dan jaringannya. Bukan hanya pelaku saja, tapi juga akan ditelusuri siapa aktor intelektualnya, yang bantu dan yang memegang hasil kejahatan itu,” jelas Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono SH SIk MH didampingi Kabag Ops Polresta, Kompol Andi Kumara SH SIk MH dan Kasat Reskrim, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH saat dikonfirmasi usai pengukuhan Tim Anti Bandit 134.

Untuk tindakan yang akan dilakukan lapangan, Wahyu menjelaskan akan lakukan situasional.

“Represif keras artinya penegakan hukum keras dan tidak membiarkan kepada pelaku yang coba-coba melawan petugas,” ungkapnya.

Menurut catatan Jumlah Tindak Pidana di Tahun 2016 ini tercatat 5803 kasus, dan Polresta Palembang berhasil mengungkap sekitar 60 persennya.

“Untuk perkara pencurian dan kekerasan terdapat 277 kasus. Kasus ini akan terus meningkat jika petugas tidak serius menanggulangi kasus ini dan begitupun sebaliknya. Oleh karena itulah, dituntut proaktif dalam mencegah kejahatan sehingga tercipta kota Palembang yang aman dan damai,” tandasnya.

(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *