Halosumsel.com- Pada program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-97 TA. 2016, yang telah dibuka Selasa (20/9/2016) kemarin, oleh masing-masing pejabat pemerintah daerah di 6 Kabupaten wilayah Sumbagsel, Kodam II/Swj menargetkan membangun jalan sepanjang 29,5 Km dan 3 unit jembatan.
Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.IP menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut meliputi pembukaan dan pembuatan jalan penghubung sepanjang 5 Km di Kodim 0423/Bengkulu Utara, Kab. Muko-muko; pembukaan jalan baru sepanjang 7 km dengan lebar 12 meter di Kodim 0416/Bute, Kab. Bungo; pembuatan badan jalan sepanjang 850 meter dan lebar 6 meter di Kodim 0421/Lampung Selatan, Kab. Lampung Selatan; pembukaan badan jalan sepanjang 1 km dan lebar 8 meter serta perkerasan badan jalan sepanjang 1 km dan lebar 6 meter di Kodim 0424/Tanggamus, Kab. Tanggamus; pembuatan jalan sepanjang 10,8 Km dan lebar 8 meter di Kodim 0404/Muara Enim, Kab. Muara Enim dan pembuatan akses jalan sepanjang 3,9 km di Kodim 0414/Belitung, Kab. Belitung Timur.
Sedangkan 3 unit jembatan yang dibangun, meliputi 1 unit jembatan di wilayah Kodim 0423/Bengkulu Utara, Kab. Muko-Muko, 1 unit jembatan sepanjang 12 meter di Kodim 0416/Bute, Kab. Bungo dan 1 unit jembatan sepanjang 25 meter di Kodim 0421/Lampung Selatan, Kab. Lampung Selatan. Selain itu, juga dibangun sejumlah fasilitas umum, antara lain Pembangunan Box Culver, gorong-gorong, jamban warga, Rehab masjid tua, Pembuatan MCK, Pembuatan sumur bor, Pembuatan Plat Dekker dan berbagai sasaran fisik lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Selain kegiatan fisik, menurut Kapendam II/Swj juga dilaksanakan kegiatan non fisik, seperti penyuluhan bela Negara dan wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, hukum, agama, PKK, Kamtibmas, pertanian, perkebunan, kesehatan, kehutanan, narkoba dan lain sebagainya, yang merupakan hasil kerjasama satuan jajaran TNI dengan Dinas/Instansi terkait serta seluruh komponen masyarakat setempat.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar bahwa kegiatan TMMD yang berlangsung selama 1 bulan (20 September s.d 19 Oktober 2016) bertujuan untuk mewujudkan Ruang Juang, Alat Juang, Kondisi Juang dan Kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu Pemerintah daerah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik.
Kapendam II/Swj juga mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, khususnya masyarakat yang wilayahnya dijadikan obyek TMMD, dalam waktu yang telah ditentukan, seluruh sasaran program TMMD baik yang bersifat fisik maupun non fisik dapat diselesaikan dengan baik dan hasilnya dapat dinikmati oleh rakyat.
(sofuan/rel)

