Halosumsel.com-Sejumlah petani padi di Kabupaten Banyuasin mengakhiri musim tanam padi diawal minggu ke 4 pada Desember 2015 ini. Penaman padi yang dilakukan oleh petani tersebut mendapat pendampingan dari satuan TNI yang bertugas di Koramil dan selanjutnya mereka tinggal melakukan pemeliharaan sembari menunggu musim panen yang diperkirakan sekitar akhir Februari atau awal Maret 2016.
Petani Banyuasin yang mendapat pendampingan dari TNI tersebut di Desa Lubuk Lancang, Meranti Kecamatan Suak Tapeh dan desa Santan Sari Kecamatan Sembawa.
Salah seorang petani sebut saja Leman saat diwawancarai wartawan Ini kemarin mengatakan, berakhirnya musim tanam padi tahun ini membuat petani sedikit lega dan selanjutnya bisa mengolah lahan yang lain untuk perkebunan sayur.
“Kalau sudah selesai akhir musim tanam padi tinggal melakukan pemeliharaan dan pengawasan terhadap serangan organisme pengganggu tanaman, kwatir nanti ada serangan, ” kata Leman.
Leman berharap, adapun hama yang paling ditakutkan oleh petani di sini adalah tikus. Tikus menyerang dengan malam hari namun kita berharap hama tikus gak jadi menyerang.
Leman menambahkan, petani sudah mencoba mengantisipasi serangan hamatikus dengan jalan membuat legowo padi tiap 5 meter 1 atau 5×1.
Selain membuat legowo padi petani berharap ada gropyokan tikus sehingga sarang bisa dieliminasi dari habitatnya.
Ketua Gapoktan Rangga Sentosa, Ismail saat diwawancarai mengatakan, bangga dengan kerja keras semua ketua kelompok tani, PPL dan UPTD terlebih lagi para petani yang mampu malakukan tanam serempak tahun ini.
Selain kerjasama dan kekompakan petani, juga semakin perdulinya dinas pertanian membantu alat mesin pertanian (Alsintan) sehingga proses bercocok tanam padi semakin cepat dan mudah.
Menanggapi antisipasi peñanggulangan hamà pengganggu tanaman, Ismail mengatakan tidak terlalu ditakutkan.
“Kuncinya tanamnya serempak kalaupun ada hama tikus bisa berbagi alias sama sama mengaplikasikan racun tikus, ” ungkapnya.
Petani sangat berterimakasih pada dinas pertanian atas ilmu dan penerapan alat teknologinya sampai sekarang waktu tanam bisa dipercepat.
Terpisah Danramil 401-09 Betung Kapten Inf. M Yamin yang didampingi Babinsa Suak Tapeh, Rizwan Sopi saat diminta komentarnya membenarkan pihaknya telah memberikan pendampingan kepada petani padi baik dari pola penggarapan lahan sampai penanaman hingga musim panen.
M Yamin menambahkan dalam pendampingannya itu kami dari Satuan TNI memang merupakan salah satu program Mabes TNI juga dari pemerintah pusat.
Tujuan dari pendampingan tersebut lanjut M Yamin, agar hasil pangan dari beras bisa lebih meningkat dan yang terpenting jika petani kecukupan stok pangan tidak akan terjadi kejolak dan stabilitas keamanan negara bisa terjaga dengan baik, sambung Sersan Mayor Rizwan Sopi kemarin.
Pendampingan kepada petani itu lanjut Rizwan bahwa untuk diseluruh petani diwilayah Kabupaten Banyuasin, selain para Babinsa juga turun juga Komendan Koramil, jelasnya. (waluyo)

