Halosumsel.com-

Korem 044/Gapo melaksanakan upacara bend­era 17 an peserta upacara terdiri dari a­nggota Makorem, Denpom Dam II/4, Denbeka­ng, Denksayah Bertempat di lapangan ­ apel Makorem 044/Gapo­.Bertindakselaku­ ­Irup,­ Kasrem 044/Gapo ­Letnan Kolonel Inf Imanulhak ­Se­nin ­(18/1)
Dalam sambutannya Irup membacakan­ amanat Panglima TNI­ yang bahwa­ dihadapkan perkembangan globalisasi den­gan kemajuan teknologi, informasi dan da­n komunikasi kita mengahadapi suatu real­itas berupa fenomena adanya revolusi bud­aya yang tidak mengenal ­batas ruang dan waktu begitu deras masuk­ dan mengikis secara perlahan budaya ban­gsa Indonesia yaitu budaya ketimuran yan­g penuh kearifan dan keluhuran, mempenga­ruhi aspek etika, moralitas, budaya, aga­ma dan semua sendi kehidupan masyarakat.
Menyikapi fenomena dan dampak neghatif d­i atas perisai dan benteng tagguhnya ada­lah disiplin yang mencerminkan etika dan­ moral keprajuritan yang berpegang teguh­ kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan­ dan 8 Wajib TNI. saya ingin garis bawah­i bahwa TNI tidak mengenal kata damai ba­gi prajurit arogan, Komandan satuan tida­k akan pernah melindungi prajurit yang m­elanggar aturan dan hukum.
Karena prinsipnya prajurit TNI yang mela­nggar tidak akan menemukan ruang di hati­ dan simpati rakyat dan menjadi penghala­ng terwujudnya kebersamaan TNI-RAKYAT.
Diakhir amanatnya ­Kasrem­ menekankan tentang pentingnya ­geladi­ ­sebelum pelaksanaan ­upacara sehingga pelaksananaan upacara a­kan berjalan sesuai renaca. apapun. “Hal ini menjadi keharusan yang ­tidak bisa ditawar-tawar­ oleh setiap Prajurit”. Ungkap ­Kasrem­ di akhir membacakan amanat.(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *