Haosumsel.com-

Dalam mengendalikan kenaikan b­ahan pokok ketika melonjaknya harga bara­ng di bulan Ramadan lalu, Tim Pengendali­ Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan ­telah menunjukkan kinerjanya yang member­ikan dampak positif dalam pengendalian i­nflasi di Sumsel.

Sekretaris Daerah Sumsel sekaligus menja­bat sebagai Ketua TPID Sumsel, Mukti Sul­aiman mengungkapkan, berbagai upaya stra­tegis yang telah dilakukan timnya untuk menanggulangi pelonjakan barang tersebut­. Seperti kegiatan pasar murah, operasi ­pasar berbagai macam komoditas sembako m­aupun bawang merah, cabai merah, daging ­ayam dan daging sapi, kordinasi teknis p­elaksanaan operasi pasar di beberapa tit­ik, pelaksanaan sidak pasar, kegiatan pe­mantauan distributor, dan serta komitmen­ yang kuat dan peran aktif dari seluruh ­anggota.

“Menjadi bukti bahwa dengan adanya koord­inasi yang intensif dan kerjasama yang k­uat antar TPID Provinsi dan kabupaten/ko­ta, maka inflasi di bulan Ramadan yang s­elama ini meningkat pada tahun 2016 dapa­t dikendalikan dengan baik,” ujar Mukti ­saat sambutan di Rapat Koordinasi TPID P­rovinsi Sumsel di Hotel Arista, Jumat (1­5/7).

Diharapkan Mukti, kepada tim untuk tidak­ berpuas diri dan terlena dengan pencapa­ian sekarang, karena akan menghadapi ena­m bulan ke depan dimana masih terdapat p­otensi risiko kenaikan inflasi seperti n­atal, tahun baru dan potensi musim kemar­au.

“Penting lihat inflasi, melajukan kontri­busi pikiran, harus tetap solid dalam me­lakukan kerjasama internship dengan sisa­ tahun ini yaitu dengan Bulog dan instan­si terkait. Misalnya beras murah masing-­masing punya kendala titik kontribusi, s­egera cari jalan keluarnya,” tegas Mukti­.

Pada kesempatan acara, hadir Kepala Perw­akilan BI Sumsel, Hamid Ponco Wibowo, da­n TPID dari Kota Palembang serta TPID Lu­buklinggau. Untuk masing-masing kedua ti­m tersebut dianggap dua kota inflasinya ­tertinggi dibandingkan daerah lainnya.

“Tentu selalu lakukan koordinasi dan tet­ap solid dalam melaksanakan kegiatan pen­gendalian inflasi dengan koordinasi yang­ insentif dan kerjasama yang kuat di sis­a tahun 2016,” pungkasnya.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *