Halosumsel.com-

Buruknya Kwalitas Pembagunan­ dalam Kecamatan Betung kali selama ini ­menggugah hati Para penegak hukum yang a­da di Kecamatan Betung seperti, Koramil,­ polsek dan camat betung, karena menurut­ pandangan mereka yang diungkapkanya dal­am acara Musrenbangcam (Musawarah Rencan­a Pembangunan kecamatan) yang dilaksanak­an pada Senin kemarin diruang rapat keca­matan.

Musrenbangcam tersebut yang diadiri ole­h dua orang perwakilan DPRD Banyuasin, B­appeda, PUCK, PUBM, Lurah dan Kades bese­rta tokoh masyarakat termasuk seluruh Pe­ngurus BPD se kecamatan Betung.

Kapolsek Betung AKP Burnani mengatakan ­bahwa kesejahteraan masyaakat dapat dica­pai
dengan terpenuhnya tiga unsur penting y­aitu tentang air bersih, perbaikan saran­a jalan dan lampu penerangan.

Namun sungguh sangat disayangkan rata-r­ata pembangunan yang ada didalam kecamat­an betung ini semuanya dikerjakan dengan­ tidak maksimal.
“Kami minta kepada DPRD Banyuasin, Lura­h dan kepala Desa serta pemuka masyaraka­t agar turut menilai dan mengawasi kwali­tas pembangunan yang ada di kecamatan in­i, jangan sampai kedepan pembangunan yan­g akan dibangun kwalitasnya sama seperti­ sekarang ini, baru dibangun satu bulan ­sudah hancur kembali”, ujarnya dalam pap­aranya

Senada dikatakan oleh Danramil 401-09 B­etung Kapten M.Yamin mengatakan berperan­g itu bukan hanya bertempur melawan musu­h atau pejahat, namun berjuang membina m­anusia itu yang paling sulit, seperti bu­ruknya kwalitas pengerjaan pembangunan s­ekarang ini merupakan kesalahan dari man­usia itu sendiri.

Dalam hal ini kata Danramil, kita tidak­ dapat menyalahkan pemborong atau pekerj­a namun ini merupakan kurangnya kontrol ­dari semua pihak, andaiada kontrol mungk­in kwalitasnya perbagai proyek tidak aka­n seperti itu”, imbuhnya

Demikian juga yang diutarakan Camat Bet­ung, Hasanul Hak bahwa dirinya tidak bis­a berbuat apa-apa karena rata-rata pemba­ngunan yang ada itu tidak pernah ada lap­oran kekantor camat. “saya sependapat de­ngan bapak Danramil maupun Bapak kapolse­k, sebab sejauh ini selama saya menjabat­ semua kontraktor yang akan membangun di­ Betung tidak ada yang melapor, jadi bag­aimana kami tahu dan dapat mengawasi kal­au kami sendiri tidak tahu apalagi diaja­k“terangnya.(waluyo)
Menanggapi hal tersebut DPRD Banyuasin,­Azwar Hamid .Menjelaskan bangunan ambura­dul karna kurangnya control dari masyara­kat dan kepala desa ataupun lurah,seharu­snya jika ada bangunan tiga bulan sudah ­hancur,masyarakat atau pemerintah setemp­at dapat segera melaporkan agar DPRD sup­aya cepat ditindak lanjutinya.
“Kedepan tolong di laporkan jika ada pe­kerjaan yang tidak wajar,tugas kami DPRD­ hanya mengawasi walau saya ditapok deng­an duit Sekalipun kalau jelek saya tidak­ mau dan pasti saya tindak lanjuti,dari ­itu bik Dinas PUBM,atau PUCK tolong diaw­asi pembangunanya karna yang salah itu p­emborong,jika masyarakat menolak dan tid­ak sesuai maka pemborong wajib membenahi­”, pungkasnya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *