Tanjung Sakti, Halosumsel -Tindakan pemukulan menggunakan kepalan tangan sebanyak tiga kali dan membuat korban lebam diareal wajah berbuntut panjang, perbuatan tak terpuji yang dilakukan oleh oknum kepala Desa Masam Bulau Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat membuat pihak keluarga berang dan melapor kepihak kepolisian.
Pihak keluarga Korban Santoso yang merupakan pendiri dan pimpinan pondok pesantren Al-Ikhlas Tanjung Sakti melaporkan tindakan pemukulan tersebut kepihak kepolisian resort Tanjung Sakti dengan bukti lapor Nomor : STPLP/Bl-5/VIII/2023/SUMSEL/RESLAHAT/SEK TJ. SAKTI
Menurut ketengan Ali salah satu saksi kejadian mengatakan, Selain melakukan tindakan pemukulan wajah korban pelaku pun sempat menyatakan ancaman kepihak pesantren dengan mengatakan akan membakar pondok pesantren yang berdiri di wilayah desa Masam Bulau tersebut, “saat kejadian berlangsung pelaku sempat menelpon beberapa orang serta mengancam akan membakar pondok”. Terangnya
Asadi Alqudtsy anak korban saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, sekira seminggu sebelum kejadian pelaku Joni Hartono sempat mengirim pesan Whatshap ke korban Santoso dengan maksud untuk meminjam uang, namun permintaan tersebut belum bisa dipenuhi karena korban sedang sibuk ada kegiatan di luar kota, kemungkinan hal itulah yang membuat pelaku tersinggung dan melakukan pemukulan.” Ungkapnya.ojie

