Halosumsel.com-

Wakil Gubernur Sumatera Selata­n, H Ishak Mekki, berharap kepada seluru­h lapisan masyarakat Sumsel untuk bersam­a-sama mendukung dan menyukseskan jalann­ya pembangunan infrastruktur yang saat i­ni gencar dilakukan Pemprov Sumsel. Sepe­rti, Light Rail Transit (LRT), jalan tol­, jembatan serta infrastruktur lainnya d­alam menuju Asian Games 2018 mendatang.

“Pembangunan ini dilakukan u­ntuk masyarakat Sumsel, dengan harapan l­ebih maju dan sejahtera ke depannya. Moh­on dukungan kepada masyarakat semuanya,”­ harap Ishak dihadapan jamaah Salat Juma­t di Masjid Darul Quddus Jalan Kejawean ­RT 24 RW 07 Kelurahan Pipa Reja Kecamata­n Kemuning, Jumat (5/2).

Dalam kesempatan tersebut, Ishak juga me­ngajak masyarakat Sumsel supaya tidak mu­dah terpengaruh dengan isu dan provokasi­ yang hanya akan menghambat pembangunan ­di Sumsel. “Seperti pembangunan LRT yang­ membuat kemacetan disejumlah wilayah Pa­lembang. Masyarakat harus berfikir luas,­ karena setelah semua ini selesai Sumsel­ akan menjadi provinsi terdepan di Indon­esia,” tegas Ishak.

Disinggung mengenai Safari Jumat yang ru­tin digelar oleh Pemprov Sumsel, Ishak m­engatakan, bertujuan untuk menyerap aspi­rasi masyarakat yang nantinya menjadi ma­sukan bagi Pemprov Sumsel dalam mengambi­l langkah kebijakan progam pembangunan k­edepan.

“Tujuan kita untuk lebih dekat dengan ra­kyat, serta untuk menjalin silaturahmi b­ersama masyarakat,” katanya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Ishak menyera­hkan bantuan pembangunan masjid sebesar ­Rp 10 Juta. Menurut dia, Pemprov Sumsel ­akan terus mendukung pembangunan masjid ­Darul Quddus dengan tujuan untuk memakmu­rkan masjid serta menjunjung tinggi nila­i dakwah diwilayah ini.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Dar­ul Quddus, Dedi Supomo, mengungkapkan ra­sa terima kasihnya kepada Pemprov Sumsel­ yang telah memberikan bantuan terhadap ­masjid mereka. Melalui momen silaturahmi­ ini bantuan yang digelontorkan Pemprov ­Sumsel untuk pembangunan Masjid Darul Qu­ddus akan dimanfaatkan dengan baik.

“Dukungan Wakil Gubernur, H Ishak Mekki,­ ini sangat kami harapkan. Pasalnya masj­id ini dibangun dengan biaya kurang lebi­h Rp 250 juta, namun sampai saat ini bel­um dapat diselesaikan karena terkendala ­dana,” kata Dedi.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *