Halosumsel-
Pantawan d lapangan (15/6) meraka melakukan akripitasnya mulai jam 23 wib hingga menjelang sahur. Keberadaan meraka membuat resah masyarakat di kenten maupun penguna jalan.
“Kami sangat resah dengan keberadaan bencong _bencong itu. kami berhap pada pemerintah agar
Dapat menertipkan keberadaan mereka termasuk keberadaan warung-warung tuak dimana tempat jadi pangkalan mereka”.kata randi warga kenten .
Dapat menertipkan keberadaan mereka termasuk keberadaan warung-warung tuak dimana tempat jadi pangkalan mereka”.kata randi warga kenten .
Randi juga menuturkan keberadaan gerombolan bencong ini sudah hampir satu tahun ini mereka mangkal di wilayah itu namun aneh belum ada langkah pemerintah kabupaten utuk menertipkan keberadaan bencong -bencong itu
Sementara itu indara warga kenten laut mengatakan bahwa dirinya hampir tiap malam melihat banci -banci itu berpakayan seksi mangkal dan menjajakan diri pada orang yang lewat.
“Setiap malam saya pulang kerja selalu dicegat para banci -banci berpakayan seksi di sepan simpangkelurahan kenten atau tepatnya di depan SMP 41 Palembang.”kata indra (ibrahim)

