Halosumsel-
Sebagai kota Klasik dan memiliki daya tarik wisata, Kota Palembang menyimpan banyak “mutiara” bersejarah yang berpotensi sebagai tempat hiburan baru bagi wisata domestik dan mancanegara. Salah satunya objek tersebut yang akan dilestarikan nilai sejarah yaitu, komplek Benteng dimana pemukiman tersebut adalah tempat tinggal (barak) tentara Belanda.
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda dalam kunjunganya mengatakan, pemukiman komplek benteng kuto besak ini memiliki cerita tempo dulu. Saya menginginkan tempat ini menjadi kampung pariwisata.
“Ya, tentunya saya akan melibatkan masyarakat sekitar untuk mengelolahnya agar bisa memberikan informasi terkait kota Palembang, tidak menutup kemungkinan perekonomian mereka akan meningkat dengan dihidupkannya kembali potensi kampung tua ini.
Masyarakat sekitar dengan cara mengolah kerajinan seperti, songket, makanan khas dan sovenir bercorak kota Palembang. Ini semua tidak menutup kemungkinan agar pertumbuhan Omekonomi setempat meningkat,”jelasnya selasa (12/9/2017).
Ditempat yang sama, komandan komplek benteng Roby menambahkan berdasarkan sejarahnya barak ini setelah serah terima pasca zaman Belanda dulu tahun 1958 mulai dihuni oleh pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Memang secara sejarahnya pemukinan ini sangat banyak sekali nilai cerita terkandung didalamnya.
“Tentunya kami akan koordinasi kepada atasan kami untuk ditindak lanjuti, pada prinsipnya kami sangat setuju sekali dengan gagasan Pemkot Palembang untuk menjadikan tempat ini sebagai objek wisata baru dengan nilai sejarah,”katanya.
(sofuan/humas)

