Halosumsel.com-
Yudi Farola Bram akan mengirimkan surat pengunduran dirinya ke partai. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai sejumlah awak media di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (22/3) siang.
“Kalau bicara benar atau salah, biarlah pihak kepolisian yang membuktikannya. Jika ada nuansa politik atau bukan, biarlah masyarakat kita yang menilainya. Namun yang pasti saya akan mengundurkan diri dari partai PAN,” jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi (POK) PAN Sumatera Selatan Mardiansyah mendatangi gedung Direktorat Narkoba Polda Sumsel bersama rekan lainnya, Selasa (21/6).
Kedatangan Mardiansyah sendiri, diakui untuk melakukan klarifikasi secara langsung kepada Dirnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan David Syah soal penangkapan Ketua DPC PAN Palembang Yudi Farola Bram.
“Kami datang hanya untuk memberikan semangat dan dukungan moril. Untuk masalah keterlibatan narkoba, pastinya akan ditindak lanjuti dengan mengirim surat ke pengurus pusat, sanksi akan diberikan,” ujarnya.
Menurut Mardiansyah, dari hasil perbincangannya, YFB juga telah dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba dan itu berdasarkan hasil test urine.” Hasil pertemuan tadi, memang yang bersangkutan berada di dalam rumah ketika penangkapan. Indikasi narkoba, hasilnya memang positif narkoba. dengan demikian kita segera akan mengadakan rapat, untuk menjadi bahan ke DPP PAN,” katanya.
Mardiansyah turut prihatin dengan kasus yang menjerat Ketua DPD PAN Palembang Yudi Farola Bram yang diduga menyalahgunakan narkoba.
Mardiansyah juga menyayangkan kejadian tersebut, terlebih menurut dia kejadian kader terlibat narkoba baru terjadi pertama kalinya di internal partainya.”PAN sangat menyayangkan kejadian ini. Kita tahu PAN merupakan partai yang punya komitmen dalam memberantas narkoba, ini merupakan kader pertama PAN yang terkena kasus narkoba,” pungkasnya.
Kejadian yang menimpa Yudi F Bram tersebut lanjutnya menjadi evaluasi DPW PAN Sumsel. Kedepan siapapun calon Ketua DPD PAN harus menyertakan syarat bebas narkoba.
“Kita ingin PAN bersama pemerintah memberantas narkoba,” imbuhnya
Terkait Yudi sendiri, lanjut Mardiansyah yang merupakan anggota DPRD Sumsel ini, pihaknya akan menggelar rapat bersama Ketua dan Sekretaris DPW PAN Sumsel, dari situ pihaknya baru dapat memberikan keputusan apakah Yudi akan dicopot dari jabatan dan keanggotaan partai.
“Sayang sekali, apalagi ini terjadi di bulan puasa. Jika memang nanti terbukti sah kami akan rapat mengambil sikap tegas sesuai AD/ART partai, bisa saja sanksinya pemberhentian dari jabatan dan keanggotaan. DPW akan usulkan ke DPP,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan Davit Syah, saat dikonfirmasi mengatakan kalau berdasarkan hasil pemeriksaan urine Yudi Farola Bram, positif menggunakan narkoba.” hasilnya positif mengandung amphethamin atau zat yang biasa terkandung dalam narkoba, untuk selanjutnya Yudi akan direhabilitasi dari kecanduannya sebagai pemakai narkoba,” singkatnya. (agustin selfy/mella)
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
