Halosumsel.com –

Sebanyak 12 kabupaten kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sore tadi, Senin (18/7) mengikuti pawai budaya yang merupakan bagian dari kegiatan festival kuliner yang jatuh pada hari ini hingga sepekan kedepan.

Asisten III Provinsi Sumsel, Ahmad Najib mengatakan pada pawai budaya kali ini ada lima kabupaten kota yang tidak ikut berpartisipasi sehingga dari 17 kabupaten yang ada hanya 12 saja yang ikut.

“Festival ini sudah termasuk dalam agenda Kementrian. Tahun ini kita kaitkan sebagai tahun budaya sekaligus sebagai promosi agar menjadi daya tarik pada saat even Asian Games nanti, bukan saja sebagai ajang olahraga namun histori dan perkembangan sejarah di Sumsel harus dimunculkan kembali,” ujar Najib usai membuka pawai budaya di rumah dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang.

Apalagi mengingat kondisi sekarang, lanjutnya, kaum muda sudah banyak melupakan sejarah perkembangan budaya Sumsel seperti budaya Midang yakni acara bagi muda mudi untuk saling berkenalan.

“Padahal budaya tersebut perlu dilestarikan. Nah dengan adanya festival ini kita ingin meneruskan budaya itu, dan juga tahun ini kita fokuskan ke promosi budaya baik itu nyanyian, pantun, saut musik tradisional dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang, Ahmad Zazuli menyampaikan Kota Palembang ikut berpartisipasi dalam festival kali ini yakni menampilkan kesenian suara, tari maupun teater.

“Dan juga kita akan menyajikan kuliner khas Kota Palembang,” katanya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *