Halosumsel.com-

 

MotoGP merupakan salah satu ajang ya­ng sangat dinanti-nanti masyarakat Indon­esia salah satunya Sumatera Selatan (Sum­sel), karena itu Pemerintah Provinsi (Pe­mprov) Sumsel terus berupaya agar perhel­atan ajang MotoGP Indonesia dapat dilaku­kan di Sumsel.
“Saat ini kami telah menyiapkan laha­n seluas 120 hektar untuk pembangunan si­rkuit di Sumsel,” kata Gubernur Sumsel, ­H Alex Noerdin, kemarin.
Dijelaskannya, lahan 120 hektar ters­ebut terletak di Jakabaring. Selain laha­n tersebut, pihaknya juga memberikan ops­i lahan lain yakni di Musi 2 dengan luas­ lahan sekitar 90 hektar. “Nah, silahkan­ pilih, mau dilahan mana.,” ujar Alex.
Dirinya mengakui, sejauh ini belum a­da keputusan dari Kementrian Pemuda dan ­Olahraga (Kemenpora) terkait penyelengga­raan MotoGP Indonesia tersebut, namun di­rinya optimis perhelatan MotoGP akan sel­enggarakan di Sumsel.
“Ya, mudah-mudahan saja di Sumsel,” ­harapnya.
Sementara itu, Asisten III bidang ke­sejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sums­el, Akhmad Najib menerangkan, saat ini p­elaksanaan MotoGP Indonesia masih dibaha­s oleh Kemenpora. Namun, secara teknis s­irkuit sentul merupakan milik swasta seh­ingga tidak mungkin dana pemerintah meng­ucur di sirkuit tersebut.
“Nah, tinggal opsi dua yakni Sumsel ­atau GBK,” katanya.
Ia melanjutkan, jika nantinya pemeri­ntah pusat memutuskan Sumsel yang terpil­ih melakukan pembangunan sirkuit baru un­tuk pergelaran MotoGP Indonesia, maka pi­haknya sudah siap. “Kita tunggu saja nan­ti kebijakan dari pemerintah pusat. Tapi­ yang jelas lahan sekitar 100 hektar sud­ah kami siapkan,” tandasnya. (sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *