Halosumsel.com-
Dari dua puluh peserta ini akan diambil tiga anak sebagai pemenang dan mereka akan diberikan hadiah menarik dari pihak dealer, sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi anak-anak.
Perlombaan itu sendiri dilakukan untuk menggali potensi dan bakat anak-anak melalui melukis, diharapkan prestasi anak-anak TK PAUD tersebut bisa terus berkembang lebih baik lagi.
” Selain kegiatan melaksanakan senam bersama, kita selenggarakan juga perlombaan melukis untuk anak-anak TK PAUD”, ujar Isep Handani Kepala Cabang PT. TDM Pangkalan balai Kepada awak media yang meliput kegiatan.
Dijelaskan pria asli keturunan darah sunda ini, kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
“Bertepatan pada hari pendidikan nasional (21/5/16) lalu, maka kami berinisiatif membuat perlombaan melukis tingkat PAUD, sekaligus untuk menggali potensi dan bakat yang ada didalam diri anak-anak”, jelasnya.
Dirinya berharap, dengan diadakannya perlombaan melukis untuk anak Paud tersebut, semangat belajar dan prestasi anak-anak Banyuasin akan semakin bersinar.
“Saya ingin pendidikan yang ada di Banyuasin akan semakin maju dan bersinar, sehingga dunia pendidikan di Banyuasin mampu bersaing baik dikancah Nasional maupun Internasional, dengan cara selalu dibuatkan Kompetisi atau perlombaan maka semangat bagi pelajar akan terus tumbuh untuk belajar”, harapnya.
Terpisah, salah seorang dari wali PAUD Priyanto mengatakan, sayangnya kegiatan semacam itu hanya sebatas disitu saja, andaikata bagi yang berhasil sebagai juara tentunya akan lebih semangat jika ditindaklanjuti dilombakan ditingkat lebih tinggi, kemukinan selain trampil bagi sang juara itu juga akan menggugah semangat bagi siswa PAUD yabg lainnya untuk meningkatkan jati dirinya.
Priyanto berharap, kegiatan itu bagi pemenangnya supaya terus dilombakan ditingkat lebih tinggi lagi agar tidak mandek dan suka sesaat saja atau setidaknya ada semacam bea siswa, mungkin akan lebih memberi semangat yang luar biasa prestasi basi anak masa depan itu.
” Namun jika sebatas lomba sesaat saja, kemungkinan akan sirna begitu saja, apalagi namanya masih tingkat anak-anak, mereka akan melupakan begitu saja dan kemenangan yang pernah disandangnya pun tidak akan berkesan”, bebernya. (waluyo)

