Halosumsel.com-

Sebanyak 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Sangat Layak Huni (RSLH) didua kecamatan Kabupaten Banyuasin Sumsel akan dibangun pada tahun 2017, sesuai dengan usulannya yang diajukan pada 2016 untuk warga yang kurang mampu di 4 Desa dalam dua kecamatan yakni Desa Terusan Dalam 30 unit dan Talang Lubuk 40 unit ada di Kecamatan Sumber Marga Telang, sedangkan Desa Telang Indah 30 unit dan Teluk Payo 10 unit Kecamatan Muara Telang.

” Dalam usulan pengerjaan sesuai dengan profosalmya September 2017 sudah harus masuk ke Dinas Sosial Banyuasin,” kata pendamping Kecamatan Sumber Marga Telang, Usman Dani saat berbincang dengan wartawan media ini beberapa saat yang lalu.

Via ponsel dari keterangan Direktur penanggulangan FM perdesaan, Drs Naziarto,SH,MH mengatakan, dirinya menjadi pendamping mulai dalam kegiatan itu sejak dari tahun 2012 sampai sekarang.

Masih kata Dia, kalau sebagai pendamping desa 2014, Candra Irawan dan Idrus Salam dan pada 2015 yakni Wancik S.Fil.i dan Junaidi, sedangkan pada 2016 yakni Alimin Amri dan Supriadi.

Dia berkeyakinan bahwa usulan pembangunan RTLH akan menjadi RSLH dipastikan dapat terealisasi, karena di tahun 2014 sudah mengusulkan dan Alhamdulillah terlaksana di tahun 2015 sebanyak 50 unit rumah, sambung Dani.

Dani menambahkan, warga-warga yang sudah mendapatkan batuan rumah tersebut sangat terbantu dan sangat berterima kasih, kehidupan warganya sangat terbantu, saut Kepala Desa Terusan Muara, Wancik S.Fil dengan nada bersemangat.

Wancik juga mengucapkan
terima kasih kepada pihak-pihak seperti Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumsel dan Kemensos RI atas terbantunya semua warganya yang belum bernasib sampai memiliki rumah layak huni.

Salah seorang warga yang mendapat bantuan rumah layak huni, Sarbini Suro yang tercatat sebagai warga dusun I Rt 04 Desa Terusan Muara menyatakan syukur terhadap pemerintah yang telah membangunkan rumah kami sehingga kami ada tempat tinggal yang layak huni.

” Terima kasih juga kepada pak Usman selaku pendamping desa dan pak Wancik sebagai Kades kami karena beliau, kami memiliki rumah yang layak huni,”ujar Sarbini didampingi anak dan istrinya dirumah yang baru. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *