Halosumsel.com-
Empat Warga Jalan Surya Sakti RT 33 RW 11 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Fiki Efriadi (18), Jodi Jonathan (20), Adit (18) dan Panji Marses dan satu warga Jalan Perindustrian II RT 69 RW 14 Kecamatan Sukarami, Andre Kusuma Putra (18) harus merasakan dinginnya lantai sel tahanan Polresta Palembang, Jum’at (26/8) kemarin.

Kelima pemuda ini diamankan petugas reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang karena sudah mengilir seorang pelajar, DN (16) warga Jalan Srijaya Lorong Cempaka Merah Kelurahan Srijaya di dalam kamar yang terletak di Jalan Perindustrian I depan Masjid Kecamatan Sukarami pada Senin (8/8) lalu. Mirisnya, ketika digauli korban dalam kondisi hamil dan pelaku secara bergantian mencicipi tubuh korban yang masih duduk dibangku Sekolah Menenguah Atas.

“Saat itu saya habis dari rumah Irma. Lalu, saya minta jemput Andre. Lalu, Andre membawa saya kelokasi dan disana saya disekap. Lalu, mereka menggauli saya satu persatu,” bebernya kepada petugas piket.

Tersangka Andre, saat dibincangi mengaku dirinya memang mengenalkan korban kepada teman-temannya.

“Saya memang menjemputnya dari rumah temannya. Ketika saya ajak pulang, dia tidak mau. Lalu saya bawa dia ke Jalan Sukarela Kecamatan Sukarami. Disana kami berhubungan badan tanpa ada paksaan. Dia sendiri yang membuka pakaiannya dan ternyata dia sudah tidak perawan lagi kok,” ujarnya.

Andre menambahkan, usai melakukan hubungan badan, dirinya membawa korban ke Jalan Perindustrian dan disanalah korban diperkenalkan ke empat temannya.

“Saya, Heru, Fiki, Jodi, Adit, Panji yang sudah mengerjai korban, ada yang hanya megangi alat vital korban dan ada juga yang mencicipi tubuhnya. Dia tidak menolak saat digauli, kami juga tidak pernah mencekokinya minuman, apalagi menyekapnya. Dia sendiri yang tidak mau pulang, sebelum bersama kami juga dia dua hari tidak pulang ke rumahnya,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH sedang memburu pelaku lainnya yang sudah dikantongi identitasnya.

“Ya, tinggal satu pelaku lagi yang belum tertangkap. Kini kami masih memeriksa mereka sesuai dengan bukti laporan korban,” tegas Maruly, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *