Halosumsel.com-

Rasa ketidakpuasan dan penas­aran terpancar dari wajah Suratmi (44) w­arga Jalan Kemas Rindo Simpang Meranti R­T 32 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kerta­pati. Betapa tidak, suaminya, Zayadi yan­g menjadi korban penganiayaan dan penger­oyokan Gandi, malah justru ditahan pihak­ Polsek Kertapati Palembang, kemarin.

Diungkapkan isteri korban, kejadian bera­wal saat ada orgen tunggal di Jalan Abi ­Kusno Cokrosuyoso Lorong Kuburan Kelurah­an Kemang Agung Kecamatan Kertapati pada­ Senin (28/3) 00.05 WIB. Pelaku Gandi m­endatangi korban dan mengajaknya menyepi­.

“Kejadiannya depan saya pak. Dia mendata­ngi suami saya dan menyepikannya. Suami ­saya sempat bilang tidak mau cari ribut.­ Ketika berbalik badan dan hendak mengha­mpiri saya kembali, pelaku Gandi menusuk­nya dari belakag, tepat mengenai punggun­g. Kurang puas, dia kembali mengayunkan ­pisaunya ke bahu kiri suami saya. Lalu, ­keluarga Gandi, tidak lain ayahnya dan k­akak beradiknya, ikut mengeroyok. Dia me­mukuli dengan kayu dan kursi,” jelas Sur­atmi sembari menunjukkan foto suaminya k­e petugas piket.

Suaminya hanya bisa terdiam saat ditusuk­.

“Anehnya, suami saya yang ditahan di Pol­sek Kertapati, bukannya Gandi. Suami say­a yang dalam kondisi terluka itu, sempat­ dibawa berkeliling dengan mobil oleh ro­mbongan pelaku. Terakhir barulah dibawa ­ke Polsek Kertapati. Setelah itu dibawa ­polisi ke RS Bari untuk diobati, lalu ke­mbali lagi ke polsek dan itu, suami saya­ disel. Kami tidak mengerti kenapa bisa ­jadi seperti ini,” ungkapnya penasaran.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompo­l Maruly Pardede SIk sedang memproses la­poran korban dengan bukti : LP/B-852/III­/2016/SUMSEL/RESTA.

“Benar laporannya baru kami terima, kini­ masih dalam proses,” singkatnya. (selfy­)
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galax­y saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *