Halosumsel.com-
Karena sudah kecanduan dengan narkoba, Hanafi Agus Salim (23) kerap memukuli isterinya, Desi Kurniawati (21) hingga babak belur. Akibatnya, Ibu beranak satu itu mengalami patah tulang hidung dan memar di wajah, ketika terjadi pertengkaran hebat dirumahnya, Jalan slSyakyakirti Lorong SMP Negeri 47 RT 20 RW 11 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus, Kamis (10/12) pukul 07.30 WIB.
Dalam laporan polisi : LP/B-160/III/2016/SUMSEL/RESTA, korban yang kini tinggal di Rumah Susun Blok 20 Lantai 2 Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Ilir Barat I ini menuturkan, selama tiga tahub hidup berumah tangga dengan pelaku, dirinya sering disiksa dan dianiaya. Puncaknya, ketika korban menegur pelaku untuk tidak memanfaatkan uang yang dipinjamnya dari tetangga untuk mengkonsumsi narkoba.
“Dia marah saat saya tegur pak. Dia kan tidak kerja lagi di pabrik Timah kepulauan Bangka, saya sarankan untuk kerja di Palembang saja. Uang yang dipinjamkan tetangga itu jangan dipergunakan untuk beli shabu, mendingan dipergunakan untuk mencari kerja,” terangnya.
Tanpa segan, pelaku menganiaya korban hingga terluka parah, sementara pelaku tidak pernah memenuhi tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah.
“Sejak kejadian itu dia tidak pernah pulang ke rumah. Dia sering menyiksa saya, ini perbuatannya yang ketiga kalinya. Dia meninju saya dibagian hidung hingga patah. Sebelumnya juga, dia menendang tubuh saya sehabis saya melahirkan anaknya. Memang pada bulan Agustus lalu sudah saya laporkan dalam kasus yang sama di Polsek Gandus. Kini diulangi kembali, surat perdamaian yang dibuat polisi itu sudah disobeknya,” imbuhnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk sedang menyelidiki perkara ini lebih jauh.
“Perkaranya akan kami tindaklanjuti segera,” tegasnya. (selfy)
