Halosumsel.com –
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) tadi siang terlihat cukup efektif, dimana pada jalan Nusa Indah atau tepatnya di bawah Jembatan Ampera dibuat dua jalur khusus untuk memisahkan antara kendaraan pribadi dan angkutan umum, Kamis (14/4).
Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Sulaiman Amin, selama satu bulan ini akan dilakukan uji coba terlebih dahulu dan jika memang efektif pemisah jalur akan dibuat permanen serta dipasang rambu-rambu lalu lintas.
“Sejauh ini cukup efektif karena kita buat dua jalur disini, disebelah kanan untuk kendaraan pribadi dan jalur kiri untuk angkutan umum. Selain itu, kita pun akan menempatkan petugas untuk berjaga – jaga disini yaitu 15 orang dari Dishub, 15 orang dari Sat Pol PP dan 4 orang dari Satlantas yang akan berjaga secara bergantian pagi dan sore,” ungkap Sulaiman kepada awak media pada saat meninjau pelaksanaan rekayasa lalu lintas.
Selain memantau kendaraan, Sulaiman menambahkan para petugas pun menjaga agar tidak ada lagi parkir liar di bahu jalan yang menyebabkan kemacetan.
“Petugas juga menjaga agar jangan ada lagi parkir liar disini sebab akan membuat kemacetan. Kita segera berkoordinasi dengan Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) agar sudut jalan yang kosong tepatnya didepan pasar 16 dibuat taman saja,” ujarnya.
Bagi angkutan umum yang masih melewati jalur pribadi, lanjut Sulaiman, maka akan segera ditilang ditempat.
“Bagi angkutan umum yang mencari penumpang pun ada batas waktunya mereka tidak boleh berlama-lama berhenti dipinggir jalan, kita beri waktu maksimalnya selama 2 menit. Namun hal itu tak menjadi kendala karena tidak akan mengganggu jalur kendaraan pribadi,” tukasnya.
(Aisyah)
