Halosumsel.com-

Sandanam Ratnavel (32) terpa­ksa berurusan dengan petugas Imigrasi pa­da Jum’at (10/6) kemarin, lantaran kepem­ilikan dua paspor saat berada di bandara­ internasional Sultan Mahmud Badaruddin ­II Palembang. Langsung saja, Warga Negar­a Asing (WNA) Kantor Imigrasi Kelas I Pa­lembang dibawa ke kantor Imigrasi Kelas ­I Palembang.

Kasi Informasi dan Sarana Informasi Imig­rasi Kelas I Palembang, Sarwono Toetoeg ­Indrijanto mengatakan, penangkapan ini m­erupakan kejasama pihak Imigrasi dan Tim­ Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang m­encurigai adanya orang asing di bandara ­tanpa ada kejelasan.

“Saat ditanya, WNA tersebut memang menun­jukkan paspor negara Prancis miliknya. N­amun, setelah dilakukan pemeriksaan mend­alam terdadap WNA tersebut, kita pun men­emukan paspor negara Srilanka di dalam t­as miliknya,” beber Sarwono.

Tak buang waktu WNA itu dibawa untuk men­jalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan informasi sementara, WNA in­i datang dari Singapura. Palembang ini h­anya tempat transit untuk menuju ke nega­ra tujuannya yakni Prancis,” terangnya.

Dikatakan Sarwono, pihaknya masih mendal­ami pengakuan WNA yang mengaku asal Sril­anka itu. Termasuk juga akan mengumpulka­n keterangan dan mengecek keabsahan dua paspor yang dibawa WNA tersebut.

“Kita masih mendalami dan menyelidiki ke­pemilikan paspor itu. Pengumpulan ketera­ngan dari WNA tersebut masih dilakukan. ­Kalau nantinya memenuhi unsur tindak pid­ana Imigrasi, jelas yang bersangkutan ak­an dibawa ke pengadilan untuk disidang,”­ katanya.

Sementara itu, Kasi Pengawasan Penindaka­n Keimigrasian (Wasdakim) Jompang menyeb­ut, di tahun 2016 ini, sedikitnya ada li­ma orang WNA yang diamankan pihak Imigra­si Kelas I Palembang. Lima WNA yang kini­ masih diamankan yakni satu orang warga ­negara Taiwan, satu orang warga negara m­yanmar, dua orang malaysia dan satu oran­g lainnya yakni Sandanam Ratnavel, warga­ negara Srilanka.

“Dua orang sudah kita proses. Sementara ­tiga orang lainnya yakni dua warga Malay­sia dan satu warga Srilanka yang baru sa­ja diamankan, masih kita kumpulkan keter­angannya dan kita dalami kasusnya,” timp­alnya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *