Halosumsel.com-
Kabupaten Banyuasin dengan luas 11.832,99 km2 terbagi dalam 19 Kecamatan, letak demografi wilayah ini sebagian besar merupakan daratan rendah berada dibagian dipesisir hilir sungai Musi dan sungai-sungai lainya di Banyuasin. Yang mayoritas wilayah Banyuasin ini adalah tanah gambut basah dan pasang surut air laut serta lahan lebak yang spesifik dengan genangan air.
Demikian penjelasan Plt Distanak Ir. H Rislani A. Gafar melalui Kabid Produksi Perternakan Ir. Prihartawanto bahwa Banyuasin berpotensi dijadikan Lumbung pangan di Sumatera Selatan bahkan ditingkat nasional. Data terakhir realisasi luas tanam pada musim tanam per September 2016 untuk padi 64.379 ha, jagung 258 ha dan kedelai 470 ha. Realisasi tanam per Oktober 2016 untuk padi 53.105 ha, jagung 606 ha dan kedelai 110 ha.
Pada kegiatan budidaya pangan tentunya petani selalu dihadapkan dengan berbagai gangguan alam maupun serangan organisme pengganggu tanaman yang dapat berpengaruh pada realisasi hasil produksi. Gangguan hama yang sering dihadapi petani antara lain hama wereng, tikus serta hama lainnya yang dapat merusak tanaman yang menyebabkan gagal panen.
Untuk penanggulangan dan meminimalisir serangan OPT dan untuk mempertahankan bah meningkatkan produksi kegiatan usaha, maka Distanak Banyuasin telah menyiapkan pestisida untuk penanggulangan serangan OPT. Tujuan menyediakan stok pestisida dimaksud untuk memperdayakan kembali aktivitas regu pengendalian hama dan penyakit tanaman dan bagi petani secara berkelanjutan untuk pengendalian OPT dalam perlindungan tanaman.
Untuk pestisida yang sudah disiapkan Distanak Banyuasin bersumber dari APBD Banyuasin tahun 2016 yakni insektisida 1.800 liter, Fungisida 1065 linter dan rodentisida 1.786 kilogram.
Stok pestisida yang dimiliki Distanak Banyuasin masih kurang mencukupi, maka pemerintah provinsi Sumatera Selatan melalui dinas tanaman pangan hortikultura dapat membantu kebutuhan pestisida yang dibutuhkan kelompok tani di Kabupaten Banyuasin yang lahan sawahnya terserang hama dan penyakit berupa rodentisida yakni Tiran dengan volumenya 100 karung dan ratgone sebanyak 500 Kg.(IP07)

