Halosumsel.com-
Hasan (50), Penjaga Malam di kawasan 7 Ulu tak menyangka, jika orang yang disapanya ketika meronda di sekitar deretan toko penjual handphone yang dijaganya subuh itu ternyata kawanan pencuri yang hendak beraksi. Hingga ia melanjutkan ronda, ketika kembali ke areal tersebut Hasan mendapati Counter Handphone Rahmat Cell yang dijaganya telah dibobol maling, Sabtu (03/12).
“Saya sempat menegur salah satu pelaku, Lagi apo di depan counter. Dan dijawab, tidak ada apa-apa. Kemudian saya langsung mengecek ke tempat lain,” terang Hasan kepada petugas.
Karena curiga, lanjut Hasan, sekitar setengah jam kemudian ia kembali mendatangi areal counter yang terletak di kawasan Jalan HM Ryacudu Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU I) Palembang tersebut.Dan betapa terkejutnya Hasan mendapati pintu Counter Rahmat Cell sudah terbuka dan ketika menengok ke dalam kondisi counter sudah berantakan.
” Saya ke sana lagi pak, ternyata pintu counter sudah terbuka. Saya langsung mencari lima orang yang saya temui di depan counter tadi, karena tidak ketamu saya melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik counter sekitar pukul 05.00 WIB,” ungkapnya.
Sedangkan, pemilik counter, Mukminin (27) warga 7 ulu Lorong Damai Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang ketika mendapat kabar counternya sudah dibobol kawanan maling, langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Saya dapat kabar dari penjaga malam pak, dan langsung mendatangi counter, ternyata benar counter saya sudah dibobol maling,” terang korban ketika mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya.
Dijelaskan Mukminin, ia menutup counternya sekitar pukul 23.00 WIB. Dengan mengunci counternya mengunakan dua gembok. ” Nah ketika saya periksa gembok tersebut sudah hilang, dan saya menemukan sebilah pedang, diduga milik pelaku yang tertinggal,” jelasnya.
Menurut korban, dalam kejadian tersebut pelaku berhasil menjarah handphone jenis Oppo, Samsung, Advan, Smartfren, Asus, Evercros, dua laptop, puluhan memory, blower Handpohe, dengan total kerugian sekitar Rp 80 juta.
” Saya harap pelaku bisa ditangkap,” ujar Mukminin.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede, melalui Ka SPK Ipda Ledi mengatakan, setelah mendapat laporan tentang kejadian tersebut, dirinya dan Inafis Polresta Palembang, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti, serta memeriksa saksi.
” Laporan korban sudah kita terima, dan sudah kita lakukan olah TKP serta memeriksa saksi yang ada. Untuk selanjutnya kita serahkan kepada Unit Reskrim,” terang Ipda Ledi. (agustin selfy)

