Halosumsel-

Terkait jalan poros didesanya mengalami kerusakan dan dianggap mensengsarakan aktipitas masyarakat dan diduga pihak Dinas perhubungan melakukan pembiaran, maka melalui perwakilan warga dan pemuda melakukan aksi demo di Kantor Dishub Pemkab Banyuasin Rabu (26/7).
Aksi yang dilakukan pemuda yang tergabung dalam Gabungan Pemuda Masyarakat Banyuasin Menggugat (GPMBM) bersama warga Desa Lebong di Depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, pendemo berorasi menyampaikan aspirasi menuntut agar kendaraan angkutan pasir tidak melintasi jalan Desa lebung yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Rantau Banyur dengan kecamatan Banyuasin III.
Akhirnya Kepala Dinas perhubungan Kabupaten Banyuasin Supriadi, langsung menemui para pendemo dan mengajak beberapa perwakilan pendemo bersama kepala Desa lebung untuk menemukan solusi dari aspirasi yang di sampaikan pendemo.
” Tadi kita sudah lakukan mediasi dan hasilnya disepakati bahwa kendaraan yang melintas di jalan desa itu, tidak boleh diatas lima kubik muatannya pengawasannya dilakukan bersama. Kalau muatannya lebih Jangan di kasih lewat.” katanya
Sementara itu, Indo Sapri sebagai kordinator lapangan GPMBM, menyampaikan jalan lebung ke lubuk rengas itu hancur lebih kurang tiga kilo meter yang di sebabkan oleh Kendaraan angkutan pasir.
” kita terima kasih kepada pihak pemkab yang telah membantu dalam perbaikan jalan itu, jadi aksi kita Ini agar jalan tersebut jangan sampai rusak dan hancur kembali.” pintanya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *