Halosumsel-
HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) adalah sebuah organisasi sosial di Indonesia yang berskala nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, untuk itu HKTI  tidak diperbolehkan dijadikan kendaraan politik praktis oleh pengurus, hal ini dikatakan Ketua Umum HKTI Pusat Jenderal TNI (Purn) DR. Moeldoko saat memberikan sambutan pada pelantikan HKTI Sumsel Jumat (29/12) Palembang
Moeldoko menegaskan,” HKTI organisasi yang besar karena semua elemen berkumpul disini,baik dari kalangan praktisi ,politisi dan teknokrat semuanya ada di sini,jadi saya tegaskan HKTI jangan di jadikan kendaraan politik praktis,” tegas Moeldoko
Lanjut Moeldoko,” HKTI harus menjembatani antara produsen dan konsumsen,karena kehadiran HKTI untu memutus mata rantai distribusi , dan menjadi jembatan di semua bidang produksi,” lanjutnya
Selain itu Moeldoko meminta pengurus hKTI sumsel untuk melakukan kerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota, Pengurus harus harus mampu bersinergi dengan instansi terkait baik dengan Gubernur tingakat Provinsi maulun Bupati dan walikota,” pinta mantan Panglima TNI ini
Kita sudah memeliki legalitas yang sah dengan di SK kan oleh kemenkumhan,HKTI harus menjadi solusi bagi petani,percuma organisasi besar tapi tidak memberikan solusi bagi para petani,” imbuhnya
Moeldoko mengaku dirinya sudah mewakafkan untuk HKTI
,Saya wakafkan diri saya untuk organisasi inj,jangan ragu ragu berbuat sesuatu di lapangan saya akan dukung sepenuhnya,” aku Moeldoko
Sementara itu Gubernur Sumsel
Alex noerdin mengatakan,” sumsel dikenal sumber energi yang luar biasa,belum banyak diketahui memiliki sumber daya alam pertanian yang luar biasa,sumsel surplus 2.5 juta ton pertahun,” ungkap Alex
Untuk mendukung hal terelsebht beberapa waktu lalu usulan pemorov sumsel menjadikan lahan rawa menjadi lahan pertanian sudah disetujui Presiden RI dikatakan Alex, Presiden sudah mensetujui lahan lebak 500 ribu ha untuk dijadikan lahan pertanian padi
Petani memikiki kesempatan untuk mengembangkan pertanjan
Kami melakukan ini dengan real nyata dengan melakukan replanting sawit dan karet, ini komitmen pemprov sumsel untuk memajukab pertaniab di sumatera selatan,” tutup Alex Noerdin
(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *