Akbar Optimis Menang, Pengamat: Lakukan Tiga Hal Ini
Palembang, Pelita Sumsel-Calon Walikota Palembang, Akbar Alfaro yang berpasangan dengan Hernoe Roesprijadji (AKHOR), optimis mampu bersaing dan menang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palembang
“Kenapa harus pesimis untuk maju dari jalur independen, dengan lakukan program yang mampu menjadi perhatian kami optimis bisa memenangkan pilkada,” Ucapnya pada kegiatan Dipo Discussion club, Rabu (28/02). Malam
Dikatakan akbar, walaupun mendapat dukungan partai namun hal itu juga belum menjamin sepenuhnya mampu memenangkan pilkada,
“Selain dukungan partai seorang calon pemimpin harus mempunyai program kerja yang seharusnya membangun dan membuat masyarakat lebih produktif untuk dapat meningkatkan taraf hidup,” kata Alfaro.
Akbar Alfaro saat memaparkan peluang dirinya ikut pilkada memlalui jalur independen ini memiliki beberapa program serta terobosan-terobosan yang akan dilakukan dalam menghadapi beberapa kompetitor yang diakuinya memang telah memiliki pengalaman.
“Kita telah persiapkan menghadapi Kompetitor yang memang berpengalaman, tentu saja kita mempunyai program-program serta terobosan-terobosan, nah disitu akan kita lakukan pendekatan ke masyarakat bahwasannya program kita ini lebih baik daripada calon-calon yang lain,” kata Akbar yang juga Ketua Umum HIPMI Sumsel inj
Akbar juga mengatakan bahwa dirinya tidak sembarang maju namun telah melakukan perhitungan yang matang dengan tujuan memenangkan kompetisi pilkada palembang
“Basic saya adalah pengusaha, jadi saya telah melakukan perhitungan kenapa kami maju, dan itu berpeluang untuk menang, walaupun kami minim pengalamam tapi kami adalah anak muda yang memiliki kreatifitas dalam memimpin, saya rasa masyarakat menginginkan tokoh baru untuk palembang saat ini,” Ungkapnya
Lebih lanjut, untuk memenangkan pilkada dirinya juga telah melakukan berbagai persiapan bersama berbagai simpul-simpul yang melekat terhadap pihaknya.
“Tentu saja, kami ada seperti sekarang berkat dukungan masyarakat kota Palembang. Dukungan kami kamarin sekitar 82.540 surat dukungan yang secara sah, faktual dan juga terverifikasi oleh KPU, oleh karena itu, ini sudah merupakan basis pertama kami kedepan. Kalau bicara optimistis ya tentu kami sangat optimis untuk itu,” ungkapnya.
Diskusi yang juga Pengamat Politik dan juga merupakan Dosen Ilmu Politik di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimukan Palembang, Ade Indra Chaniago, Dua Tokoh Pemuda, Amrullah Ketua IMMUBA dan Yayan Ketua Mahasiswa Sumsel Jabotabek
Pengamat Politik dari STISIPOL Candradimukan Palembang, Ade Indra Chaniago mengatakan bahwa peluang independen sangat besar dengan catatan melakukan tiga hal ini yaitu harus masif dan memamfaatkan isu-isu seksi dan membangun jejaring yang kuat
“Peluang independen sangat besar dengan memainkan isu-isu seksi menjawab kemauan masyarakat dan Untuk bisa memenangkan kontestansi, ia tidak hanya harus bekerja keras tapi juga harus kerja cerdas,” katanya
” Lalu bisa memainkan isu-isu yang di inginkan masyarakat, misalnya eperti saat ini, kan masih banyaknya guru-guru honorer yang kehidupannya masih kurang layak, seharusnya dalam hal ini honor bisa kita programkan dengan insentif 500 ribu per bulan misalnya, tapi ini kan tidak ada,” katanya.
Dirinya beralasan, bahwa peluang besar tersebut telah dilihatnya melalui beberapa refrensi yang memang pernah ada dalam suatu Pilkada sebelumnya.
“Trenggalek dan Aceh menurut saya belum bisa untuk dijadikan refrensi, namun yang saya jadikan refrensi yaitu pada Pilkada tahun 2015 di Bontang yang saat itu lawan Incumbent dikepung seluruh partai, namun Independen bisa menang di Bontang. Artinya, menurut saya bahwa dalam pertarungan ini yang bisa menang tersebut haruslah mampu untuk mengelolah seluruh Isue,” pungkasnya. (**)

