Halosumsel

Empat suporter diamankan, lantaran merusak kursi Stadion GSJ usai Laga Sriwijaya FC (SFC) VS Arema FC, yang berlangsung, Sabtu (21/7), kemarin.

Keempat Suporter itu tidak lain, Fikri (17) warga Jalan Kapten Abdullah Gang Banyu Biru Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju, Putra Ramadan (16), warga Jalan Di Panjaitan Lorong Sirah Kampung Kelurahan Plaju Kecamatan Plaju. Kedua supoter duduk disebelah supoter arema FC,
didapati petugas merusak kursi dengan cara ditendang dan dilempar ke Lapangan. Sedangkan, Nando (17), warga Jalan Pipa Putih Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I, duduk di tribun utara, diduga ikut dalam aksi tawuran. Sementara, Riski Maulana (15), warga Jalan 3 Ilir Kecamatan IT II, duduk
di tribun Timur, diamankan petugas lantaran membawa kembang api dan menghidupkannya.

Kepada petugas Fikri dan Putra Ramadhan mengaku nekat melakukan pengerusakan, lantaran kesal karena Club sepak bolanya SFC, kalah 3-0 lawan Arema FC.

“Jujur pak saya kesal karena SFC kalah. Dan bukan kami saja yang merusak kursi saat itu. Tetapi banyak kok supoter yang
merusaknya,” Ungkap ABG ini dengan kepala tertunduk yang mengaku nonton laga itu beli tiket Rp 40 ribu saat berada diamankan diruang Pidum.

Sedangkan Riski Maulana, mengaku sudah membawa petasan memang dari rumah.

“Saya membawa petasan memang dari rumah pak. Untuk happy saja. Tetapi tidak untuk membuat rusuh saat pertandingan,” ujarnya.

Hal senada diungkap Nando, dirinya tidak membuat rusuh.

“Saat itu, saya lari lantaran saya
dikeroyok. Eh malah saya diamankan petugas,” urainya.

Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kabag Ops Kompol Maruly Pardede membenarkan pihaknya
mengamankan 4 orang pelaku diduga Supoter yang membuat onar dan melakukan pengerusakan saat laga SFC dan Arema FC.

“Empat pelaku sudah diamankan, dan hingga kini masih diperiksa, untuk dilakukan pengembangan,” singkatnya.

Terpisah, diketahui pihak pengelolaan Stadion GSJ, sudah melaporkan kejadian pengerusakan ini di Polresta Palembang. Namun ketika awak media ingin mengkonfirmasi kejadian ini, pihak pengelola pun enggan memberikan statmen.(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *